Berita Samarinda Terkini

Ketua IKASI Kaltim Sebut Pembubaran TC Mandiri Atlet Bisa Hambat Prestasi Olahraga

Pengprov Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kalimantan Timur (Kaltim) sayangkan keputusan pembubaran TC Mandiri Atlet.

Penulis: Muhammad Riduan | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN
Muslimin Ketua Pengprov IKASI Kaltim, saat diwawancarai TribunKaltim.co di Kawasan GOR Segiri Samarinda, pada Selasa (30/8/2022). (TRIBUNKALTIM.CO/MUHAMMAD RIDUAN) 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pengprov Ikatan Anggar Seluruh Indonesia (IKASI) Kalimantan Timur (Kaltim) sayangkan keputusan pembubaran TC Mandiri Atlet.

Perihal pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Pengprov IKASI Kaltim, Muslimin kepada TribunKaltim.co, pada Selasa (30/8/2022) siang.

"Saya sangat menyayangkan penghentian dana prestasi atlet Kaltim dalam rangka persiapan PON Aceh-Sumatera Utara," ungkap Muslimin ditemui di kawasan Gor Segiri.

Menurutnya dengan adanya pembubaran TC Mandiri tersebut menjadi masalah besar bagi pembinaan olahraga di Benua Etam, terutama di Cabang Olahraga (Cabor) Anggar.

Baca juga: Aliansi Peduli Guru Samarinda Penuhi Halaman Kantor DPRD Samarinda, Kawal Perubahan insentif Guru

Lanjut Muslimin padahal pelaksanaan desentralisasi yang digelar KONI Kaltim tersebut, dicanangkan dan diresmikan langsung oleh Gubernur Kaltim Isran Noor.

"Dengan tidak ada anggaran ini, bisa menghambat olahraga Kaltim. Sehingga jangan pernah berharap peningkatan prestasi di PON Aceh-Sumut nanti," tegasnya.

Lebih lanjut dirinya menyebutkan harusnya adanya kebijakan khusus yang diambil, dengan melakukan komunikasi bersama Dispora dan Pemprov Kaltim, serta DPRD Kaltim.

Karena dari Pengprov Cabor, pelatih dan juga atlet tidak pernah tahu darimana sumber dana atau bagaimana dapatkannya, pihaknya hanya ingin pembinaan tersediannya anggaran.

Baca juga: Sukses dengan 26 Gerai di Berbagai Kota, Holycow Steakhouse by Chef Afit Kini Hadir di Samarinda

"Jangan sampai itu terputus. Karena kalau itu bagamaina tranportasi mereka, vitaminnya, makananya yang selama ini mereka dapatkan dari pemerintah melelui KONI," ujarnya.

Padahal tambahnya, ini sudah masuk ke tahap pembinaan menuju PON Aceh-Sumut. Kendati demikian ia berharap adanya solusi untuk para atlet yang menjalani TC Mandiri, dan jangan hanya dibiarkan berkepanjangan.

"Satu bulan saja mereka tidak dapat berapa (piring-nasi) mereka yang hilang. Mereka berharap dari dana pembinaan itu buat makan dan vitamin dan bahkan untuk keluarga,"

"Begitu diputus hilanglah piring-nasi mereka. Sehingga pihak yang bersangkutan harus punya jalan yang terbaik terkait nasib atlet dan pelatih," pungkasnya.

Diinformasikan bahwa pembubaran TC Mandiri atlet oleh KONI Kaltim itu, lantaran tidak adanya anggaran yang masuk ke induk organisasi olahraga daerah itu (KONI Kaltim).

Baca juga: Walikota Andi Harun Prioritaskan Perbaikan Jalan Lingkungan yang Belum Teraspal di Samarinda

Sebagaimana diketahui juga, guna menjaga kesinambungan prestasi atlet peraih medali di PON Papua, diadakannya TC Mandiri untuk cabor peraih medali.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved