Video Viral
Ukraina Balas Serangan Rusia, Zelensky Sebut Waktunya Militer Putin Melarikan Diri
Ukraina balas serangan Rusia, Volodymyr Zelensky sebut waktunya Militer Vladimir Putin melarikan diri
Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio
TRIBUNKALTIM.CO - Di hari ke-188 invasi, pasukan Ukraina melakukan serangan balasan di Kherson.
Sementara itu, tim PBB dalam perjalanan untuk memeriksa pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia.
Rentetan roket Ukraina meninggalkan kota Nova Kakhovka yang diduduki Rusia.
Dilansir dari Tribunnews.com, pasukan Ukraina melakukan serangan balasan yang telah lama ditunggu-tunggu di wilayah selatan Kherson, kata pejabat militer.
"Hari ini kami memulai aksi serangan militer ke berbagai arah, termasuk di wilayah Kherson," kata juru bicara komando selatan Ukraina, Natalia Humeniuk, Senin (29/8/2022).
Baca juga: Tak Tinggal Diam Rusia Makin Mesra dengan China dan Iran, Amerika Kirim VAMPIRE untuk Ukraina
Baca juga: Kemesraan Rusia dan Iran Buat Amerika Ketakutan
Dia menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut tentang serangan baru.
Namun Natalia Humeniuk mengatakan serangan Ukraina baru-baru ini dilakukan di rute logistik selatan Rusia telah tidak diragukan lagi melemahkan militer Vladimir Putin.
“Jika mereka ingin bertahan, sudah waktunya bagi militer Rusia untuk melarikan diri," kata Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky.
"Para penjajah harus tahu kami akan mengusir mereka ke perbatasan kami, yang garisnya tidak berubah.”
Pasukan Kyiv telah menembus pertahanan Rusia di beberapa sektor garis depan dekat kota Kherson, kata seorang penasihat senior Zelenskiy.
Oleksiy Arestovych mengatakan pasukan Ukraina juga menembaki feri di wilayah Kherson yang digunakan Moskow untuk memasok wilayah yang diduduki Rusia di tepi barat sungai Dnieper.
Sebuah sumber militer Ukraina yang terpisah mengatakan kepada CNN bahwa pasukannya telah merebut kembali empat desa di dekat kota Kherson setelah menerobos garis depan di tiga tempat, dengan “target” utama adalah Kherson.
Operasi dimulai dengan penembakan berat terhadap posisi Rusia dan bagian belakang, memaksa mereka untuk melarikan diri, kata sumber tersebut.
Sebuah rentetan roket Ukraina meninggalkan kota Nova Kakhovka yang diduduki Rusia di wilayah Kherson tanpa air atau listrik.
Demikian dilaporkan oleh pejabat di otoritas lokal yang ditunjuk Rusia kepada kantor berita Rusia RIA.
Kota ini terletak tepat di sebelah timur kota Kherson. (*)