Berita Nasional Terkini

Brigjen Hendra Kurniawan Tersangka Kasus Brigadir J, Seali Syah Unggah Surat Bantahan Ferdy Sambo

Terungkap kesalahan Brigjen Hendra Kurniawan hingga jadi tersangka di kasus Brigadir J, Seali Syah unggah surat bantahan Ferdy Sambo terkait peran.

Instagram sealisyah
Brigjen Hendra Kurniawan dan istrinya, Seali Syah. Terungkap kesalahan Brigjen Hendra Kurniawan hingga jadi tersangka di kasus Brigadir J, Seali Syah unggah surat bantahan Ferdy Sambo terkait peran. 

TRIBUNKALTIM.CO - Terungkap kesalahan Brigjen Hendra Kurniawan hingga jadi tersangka di kasus Brigadir J, Seali Syah unggah surat bantahan Ferdy Sambo terkait peran.

Brigjen Hendra Kurniawan dan 5 :Polisi lainnya jadi tersangka terkait obstruction of justice atau menghalangi penyidikan kasus pembunuhan berencana Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat. hari ini, Kamis (1/9/2022).

Kabar Brigjen Hendra Kurniawan dan 5 :Polisi lainnya jadi tersangka terkait obstruction of justice ini dibenarkan oleh Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo.

Baca juga: Terbaru! Suasana TKP Sebenarnya Terkuak! Komnas HAM Rilis Foto Brigadir J Tergeletak Usai Ditembak

“Betul, Direktorat Siber Bareskrim Polri telah menetapkan enam anggota Polri sebagai tersangka (BJP HK, KBP ANP, AKBP AR, KP CP, KP BW, dan AKP IW),” kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Kamis (1/9/2022) seperti dilansir Kompas.com.

Keenam anggota yang ditetapkan tersangka itu yakni Brigjen Hendra Kurniawan selaku mantan Karopaminal Divisi Propam Polri, dan Kombes Agus Nurpatria selaku Kaden A Biropaminal Divisi Propam Polri, dan AKBP Arif Rahman Arifin selaku Wakadaen B Biropaminal Divisi Propam Polri.

Kemudian, Kompol Baiquni Wibowo selaku PS Kasubbagriksa Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri, Kompol Cuk Putranto selaku PS Kasubbagaudit Baggaketika Rowabprof Divisi Propam Polri, dan Kasubnit I Subdit III Dittipidum Bareskrim Polri.

Dedi belum bicara banyak terkait pasal yang menjerat enam tersangka itu.

Menurut dia, hal itu akan diinformasikan secara lebih lanjut.

“Nanti di-update lagi, menunggu info penyidik,” kata dia.

Dedi juga mengatakan, saat ini keenam tersangka sudah diproses di tahap penyidikan.

Proses penyidikan, kata dia, juga akan beriringan dengan proses sidang kode etik.

“Ya sudah masuk ranah sidik dan secara pararel untuk sidang KKEP juga jalan,” ujar Dedi.

Sebelumnya diberitakan, Direktur Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Brigjen (Pol) Asep Edi Suheri sempat mengatakan ancaman pidana yang dapat ditersangkakan kepada personel yang terbukti menghalangi penyidikan atau obstruction of justice cukup tinggi.

Mereka bisa dikenakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) Pasal 32 dan 33.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved