Berita Nasional Terkini

Berita Terkini, LPSK Ungkap Kejanggalan Kasus Dugaan Pelecehan Putri Candrawathi di Magelang

Berita terkini penembakan Brigadir J, LPSK ungkap kejanggalan dan kronologi kasus pelecehan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi di Magelang

Editor: Doan Pardede
Grup WA via Tribunnews.com
Foto Putri Candrawathi saat foto dengan tiga ajudannya, Brigadir J, Bripka RR dan Brigadir R. Beredar foto yang menunjukkan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Chandrawathi tengah berpose dengan ketiga ajudan kepolisian, termasuk Brigadir J 

TRIBUNKALTIM.CO - Berita terkini penembakan Brigadir J, LPSK ungkap kejanggalan dan kronologi kasus pelecehan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi di Magelang

Kasus penembakan Brigadir J dan perkembangan kasus Ferdy Sambo masih terus menjadi sorotan, simak kabar terkini soal kejanggalan pelecehan Putri Candrawathi oleh LPSK. 

Wakil Ketua Lembaga Perlindugan Saksi Korban (LPSK) Edwin Partogi mengungkap sejumlah kejanggalan terkait dugaan kekerasan seksual yang dilakukan Brigadir J (Nofriansyah Yoshua Hutabarat) kepada Putri Candrawathi di Magelang.

Kejanggalan pertama, terkait tempat kejadian perkara (TKP) yakni di Magelang.

Baca juga: Kamarudin Simanjuntak Terancam? Terkuak 3 Orang yang Beri Ancaman dan Teguran, Ada Ahok hingga SBY

"Itu kan yang dibilang TKP di magelang itu kan rumahnya PC, rumahnya FS, artinya tempat dugaan kekerasan seksual itu kan dalam penguasaan Ibu PC, bukan dalam penguasaannya Yoshua," ujar Edwin saat dihubungi melalui telepon, Senin (5/9/2022) seperti dilansir Kompas.com.

Kejanggalan kedua, dalam konteks kekerasan seksual, kata Edwin, relasi kuasa pelaku dominan dibandingkan korban.

"Dalam konteks ini tidak tergambar relasi kuasa karena Josua anak buah, ADC, ajudan dan driver PC dan anak buah dari FS. Jadi tidak tergambar relasi kuasa," ucap Edwin.

Putri Candrawathi bersama suaminya Ferdy Sambo terlihat menjalani adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J. Putri Candrawathi tak memakai baju tahanan. Ia memakai baju putih.
Putri Candrawathi bersama suaminya Ferdy Sambo terlihat menjalani adegan rekonstruksi pembunuhan Brigadir J. Putri Candrawathi tak memakai baju tahanan. Ia memakai baju putih. Berita terkini penembakan Brigadir J, LPSK ungkap kejanggalan dan kronologi kasus pelecehan istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi di Magelang.(Foto: HO/Tribun Medan)

Kejanggalan ketiga, sudah semestinya pelaku kekerasan seksual memastikan minimnya saksi mata dalam melancarkan kejahatannya.

Namun, dalam kasus Putri, Brigadir J mengetahui masih ada Kuat Maruf dan pembantu Putri yaitu Susi yang berada di dalam rumah.

"Dalam kekerasan seksual itu pelaku memastikan tidak ada saksi, tetapi di peristiwa ini masih ada KM dan S, ART-nya, jadi terlalu nekatlah kalau itu kekerasan seksual," ucap dia.

Kejanggalan terakhir, menurut Edwin, biasanya korban yang mengalami dugaan kekerasan seksual akan trauma berat.

Namun, pasca-peristiwa itu, Putri masih sempat bertemu Brigadir J di kamar pribadinya.

"Ketika di rekonstruksi masih tergambar bahwa pasca-peristiwa KS di Magelang, PC masih bertanya kepada RR di mana Josua? dan Josua masih menghadap PC di kamar. Jadi korban bertanya kepada pelaku dan pelaku menghadap korban di kamar itu suatu hal yang unik," papar Edwin.

Baca juga: Ada Apa dengan Kamarudin Simanjuntak? Pengacara Brigadir J Siap Bantu Ferdy Sambo Lolos Hukuman Mati

Dugaan kasus kekerasan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap istri Mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi kembali mencuat setelah Komnas Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) merekomendasikan Polri untuk kembali mengusut tindak dugaan kekerasan itu.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved