Sabtu, 18 April 2026

Kebakaran di Balikpapan

Kebakaran di Balikpapan, Petugas Pemadam Perkirakan 34 Rumah Warga Hangus Terbakar

Hingga pukul 19.20 Wita, api yang melahap sejumlah bangunan di Jalan Pandansari, Balikpapan Barat perlahan mulai bisa dilokalisir.

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Proses pemadaman api masih terus berlangsung hingga memasuki petang. BPBD Balikpapan menyebut hal tersebut akibat material yang terbakar. TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Hingga pukul 19.20 Wita, api yang melahap sejumlah bangunan di Jalan Pandansari, Balikpapan Barat perlahan mulai bisa dilokalisir.

Meski belum bisa dikuasai sepenuhnya, setidaknya api tinggal terfokus pada satu titik dan relatif mempermudah petugas dalam melakukan pemadaman.

Kepala Pelaksana BPBD Balikpapan, Silvia Rahmadina menjelaskan, pemadaman memang memakan banyak waktu mengingat material yang terbakar.

Ia merincikan, di antaranya seperti busa, karpet, dan bahan bakar yang tersimpan di dalam rumah, bahkan diketahui juga ada gudang penyimpanan LPG turut dilahap api.

"Durasi agak lama karena material yang terbakar ini ada busa, karpet, dan lain-lain," ujar Silvia di lokasi kejadian.

Baca juga: Kebakaran di Pandansari Balikpapan, Camat Balikpapan Barat Catat Dua RT Terdampak

Dia memaparkan, dari material yang terbakar masih tampak mengeluarkan api sehingga masih perlu dilakukan proses pemadaman lebih lanjut sebelum memasuki tahap pendingingan.

Dan dalam upaya tersebut, dia mengatakan, pihaknya menerjunkan 18 unit truk pemadam BPBD Balikpapan dibantu dengan unit dari Pertamina dan kepolisian.

Setelah berhasil dilokalisir, petugas sudah mulai bisa memperkirakan berapa rumah yang terbakar. Menurutnya, setidaknya berkisar 34 unit yang terdampak dalam insiden ini.

"Terkait jumlah KK dan berapa jiwa, kita belum bisa menyampaikan. Karena saat ini kita masih konsen untuk melakukan pemadaman," bebernya.

Baca juga: BREAKING NEWS Kebakaran Balikpapan Hari Ini, Api Berkobar di Pertokoan RT20 Depan Pasar Pandansari

Disinggung kesulitannya, ia mengatakan, terutama terkait akses yang cukup sempit, termasuk pula kerumunan masyarakat yang mengurangi ruang mobilitas bagi petugas dalam memadamkan.

"Untuk sekarang, meskipun api sudah tidak terlalu besar, belum bisa dibilang sudah menguasai. Kita masih konsen melakukan pemadaman," ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved