Kamis, 9 April 2026

Berita Balikpapan Terkini

Festival Sandeq 2022, Awal Kerjasama Antar Kaltim dan Sulbar

Festival Sandeq berparade segitiga telah berlangsung di Pantai BSB Balikpapan. 34 Perahu Sandeq berlayar dari pantai Manggar Segara Sari

Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Perahu Sandeq yang merapat di kawasan Pantai BSB Balikpapan. (TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Festival Sandeq berparade segitiga telah berlangsung di Pantai BSB Balikpapan. 34 Perahu Sandeq berlayar dari pantai Manggar Segara Sari menuju Pantai Balikpapan Super Block (BSB), Kamis (8/92022).

Melihat datangnya sederet perahu tradisional tercepat sedunia tersebut, Masyarakat Kota Balikpapan antusias merapat ke bibir pantai. Sembari mengabadikan moment dengan ponsel genggamnya.

Tak terkecuali, Walikota Balikpapan serta sederet pejabat Sulawesi Barat antusias menyambut dan menyaksikan Parade segitiga tersebut.

Baca juga: 34 Perahu Sandeq Tiba di Pantai Lamaru Balikpapan, Ada yang Rusak Kena Ombak dan Kembali ke Majene

Walikota Balikpapan, Rahmad Mas'ud mengatakan festival ini sangat ramai ditonton masyarakat. Hal ini menjadi pertanda bahwa nenek moyang bangsa Indonesia benar-benar seorang pelaut. Ia berharap, event ini menumbuhkan rasa cinta masyarakat terhadap laut Indonesia.

"Ya mudah-mudahan dengan adanya kegiatan ini menumbuhkan semangat kita generasi2 kita untuk cinta terhadap laut,"ucapnya.

Ia juga membeberkan, tujuan utama diselenggarakan kegiatan ini adalah saling mengenal antar pejabat Kalimantan timur dan Sulawesi Barat. Sehingga terjalin kerja sama dari segi perdagangan hingga perekonomian antar kedua wilayah.

Baca juga: Passandeq Tiba di Pantai Manggar, Pj Gubernur Sulbar Sebut Filosofi Perahu Sandeq Patut Ditiru

"Ini sebenarnya yang kita ambil dari sini bukan hanya perahu sandeq ini. Tapi dengan menghadirkan semua kepala daerah, bupati-bupati termasuk gubernur, ini akan menjalin kerja sama kita khusus perekonomian dan perdagangan antara Sulawesi Barat dan Kalimantan Timur khususnya kota Balikpapan. Itu poin sebenarnya,"akunya.

Masih Rahmad, ia mengaku hal ini juga berkaitan dengan posisi kota Balikpapan sebagai penyangga Ibukota Negara. Sehingga membutuhkan penyedia logistik untuk kota Balikpapan yang akan dibanjiri pendatang kedepannya.

"Itu yang sebenarnya menjadi tujuan utamanya. Menjalin kerjasama perdagangan untuk mendukung perpindahan penduduk yang cukup besar, kebutuhan-kebutuhan logistiknya pasti didatangkan sebagian besar dari daerah Sulawesi,"pungkasnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved