Berita Kutim Terkini

10 Jenis Sembako di Pasar Induk Sangatta Utara yang Harganya Naik

Setelah adanya informasi kenaikan harga bahan bakar minyak ditetapkan beberapa waktu lalu, sejumlah komoditas bahan pokok ikut merangkak naik.

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Pedagang sayur mayur di Pasar Induk Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kalimantan Timur. Pedagang di Pasar Induk Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur menerapkan kenaikan harga terhadap beberapa kebutuhan pokok atau sembako. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Setelah adanya informasi kenaikan harga bahan bakar minyak ditetapkan beberapa waktu lalu, sejumlah komoditas bahan pokok ikut merangkak naik.

Demikian juga pedagang di Pasar Induk Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (Kutim) yang juga menerapkan kenaikan harga terhadap beberapa kebutuhan pokok atau sembako.

Salah satu pedagang, Didik mengatakan bahwa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga yakni gula pasir, telur, bawang, dan cabai.

"Hampir semua naik (harga). Bawang-bawangan sampai cabai juga ikut mahal," ujarnya pada TribunKaltim.co, Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Polres Paser dan Jajaran Polsek Bagi Sembako buat Warga Terdampak Kenaikan Harga BBM

Terkait penyebab kenaikan harga, Didik menjelaskan bahwa ongkos transportasi sembako yang membuat penjual mau-tidak mau harus meningkatkan harga.

Terlebih, dirinya hanya pedagang kecil yang memasok kebutuhan dapur dalam skala yang tidak terlalu besar.

"Apalagi kita pedagang kecil, belinya tidak banyak, jadi agak berat di biaya antarnya," ujar Didik.

Sementara itu, keluhan yang sama disampaikan Ardhan, penjual daging sapi murni di Pasar Induk Sangatta Utara.

Baca juga: Selain Sembako, Tarif Angkot dan Speedboat di Penajam Juga Diperkirakan Akan Naik Imbas Kenaikan BBM

Ardhan menyampaikan bahwa kenaikan harga daging sapi merupakan imbas dari kenaikan harga BBM.

"Kalau sapi kan tidak mungkin kami bawa jalan kaki, harus pakai kendaraan. Nah, membawanya ini yang perlu modal lebih," ujarnya saat dikonfirmasi via telpon.

Oleh karenanya, untuk mengakali kenaikan ini, pihaknya tetap menjual daging dengan rentang Rp 100 ribu dan Rp 150 ribu.

Cabai di Pasar Induk Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur
Cabai di Pasar Induk Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur (TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO)

Namun dengan berat yang disesuaikan dengan harga terbaru.

Berdasarkan data UPT Pasar Induk Sangatta Utara.

Terdapat 10 komoditas yang mengalami kenaikan harga pada pekan ini, sebagai berikut:

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved