Senin, 15 Juni 2026

Berita Balikpapan Terkini

Imbas Kenaikan Harga BBM, Tarif Speed Boat Balikpapan-Penajam Terseret Naik

Tarif perahu motor cepat atau biasa dikenal speed boat antar Balikpapan-Penajam atau Penajam-Balikpapan terseret naik, pasca kenaikan harga BBM.

Tayang:
Penulis: Ary Nindita Intan R S | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA
Speed Boat di Pelabuhan Semayang Kota Balikpapan. (TRIBUNKALTIM.CO/ARY NINDITA) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Tarif perahu motor cepat atau biasa dikenal speed boat antar Balikpapan-Penajam atau Penajam-Balikpapan terseret naik, pasca kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) beberapa minggu lalu.

Salah satu sopir speed boat Balikpapan-Penajam, Burhan (23) turut menanggapi kebijakan pemerintah terkait kenaikan harga BBM.

Menurutnya, kenaikan harga BBM sangat berpengaruh terhadap transportasi speed boat, karena pertalite merupakan bahan bakar utama dari transportasi tersebut.

"Berpengaruh ya, dulu kan seliter Rp 10 ribu setelah naik jadi 1 Rp 13 ribu, sedangkan speed boat pulang pergi butuh 5 liter jadi harganya sekali jalan itu sekarang untuk BBM nya Rp 65 ribu yang dulunya cuma Rp 50 ribu," terang Burhan saat dijumpai TribunKaltim.co di Pelabuhan Semayang Kota Balikpapan, Jumat (9/9/2022).

Baca juga: Momentum Jumat Berkah, Polairud Polresta Samarinda Salurkan Ratusan Paket Sembako

Burhan membeberkan, kenaikan tarif speed boat terpaksa dilakukan untuk menyesuaikan harga BBM yang terbaru.

Disampaikan oleh Burhan, sebelumnya harga tarif speed boat untuk umum Rp 15 ribu dan untuk para Pegawai Negeri Sipil (PNS) Rp 10 ribu, naik menjadi Rp 20 ribu untuk umum dan Rp 15 ribu untuk PNS.

Namun ia mengeluhkan, terdapat sikap penolakan dari penumpang terkait kebijakan naiknya tarif speed boat.

"Gimana ya, kita ini terpaksa juga harus naikkan tarif supaya sesuai sama harga terbaru BBM," ujarnya.

Baca juga: Gagal Pertahankan Tren Positif Menang di Kandang, Borneo FC Berbagi Skor 2-2 dengan Persita

"Cuma masalahnya masih banyak juga yang gak terima, kadang dikasihtau malah marah-marah balik," imbuhnya.

Burhan mengungkapkan, kenaikan tarif BBM yang terjadi berimbas pada pendapatan kesehariannya, karena sepinya penumpang.

"Kalau di tanya turun atau gak ya pasti turun semenjak naiknya BBM, yang biasanya 8 kali antar penumpang sekarang mungkin 5 sampai 6 kali aja sehari," ungkapnya.

Baca juga: Sisa Anggaran Reboisasi Rp 4 Miliar, DLH Paser Bakal Lakukan Pengembangan di Tahura Lati Petangis

"Karena akhir-akhir ini sepi penumpang semenjak BBM naik, pendapatan jadi berkurang lah meskipun gak jauh berkurangnya," imbuhnya.

Kendati demikian, Burhan berharap Pemerintah dapat lebih memperhatikan kondisi dari tarif beberapa transportasi yang berimbas akibat naiknya harga BBM.

"Mudahan Pemerintah bisa cepat respon ya, supaya adil aja sih, supaya setara antara harga tarif transportasi sama naiknya harga BBM," ucapnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 00:00 WIB
Germany
Jerman
7 - 1
Curacao
Curacao
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 03:00 WIB
Netherlands
Belanda
2 - 2
Japan
Jepang
Grup E - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 06:00 WIB
Ivory Coast
Pantai Gading
Live
Ecuador
Ekuador
Grup F - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 09:00 WIB
Sweden
Swedia
VS
Tunisia
Tunisia
Grup H - Matchday 1
Senin, 15 Juni 2026 | 23:00 WIB
Spain
Spanyol
VS
Cape Verde
Tanjung Verde
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga
Memuat video…
© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved