Berita Samarinda Terkini

Nekat Mandi di Kolam Taman Sejati Samarinda, Seorang Remaja dari Bontang Tewas Tenggelam

Seorang remaja laki-laki asal Kota Bontang tewas setelah nekat berenang di kolam ikan Taman Sejati, Jalan MT Haryono, Kelurahan Karang Anyar, Kecamata

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Rahmad Taufiq
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Jasad korban dievakuasi oleh Basarnas bersama tim gabungan dari kolam Taman Sejati Samarinda. TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Seorang remaja laki-laki asal Kota Bontang tewas setelah nekat berenang di kolam ikan Taman Sejati, Jalan MT Haryono, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Sungai Kunjang, Kota Samarinda, Selasa (13/9/2022) siang tadi.

Awalnya korban bernama Tomi (15) diketahui masuk bersama 4 rekannya melalui pintu belakang ke dalam taman yang saat ini ditutup untuk umum sejak pandemi Covid-19 lalu.

Tanpa mempedulikan papan pengumuman "Dilarang Berenang" di sekitar taman, korban bersama rekannya langsung terjun bebas ke dalam kolam sedalam 6-7 meter tersebut.

"Dia enggak bisa berenang. Cuma dia bilang mau coba. Jadi kami bertiga jagain dia dari bawah (dalam air)," tutur Exel (14), salah seorang rekan korban sekaligus saksi mata.

Nahas, ketika terjun korban terserang panik dan langsung memberontak membuat ketiga rekannya kewalahan dan nyaris ikut lemas.

Baca juga: Korban Tenggelam di Sungai Mahakam Kukar Ditemukan, Inilah Kronologi Tabrakan 2 Perahu Ketinting

"Pundak saya diinjak. Mau kami tolongin susah karena dia (korban) kuat sekali dan enggak bisa diam. Karena capek kami naik, pas mau ditolongin lagi hilang (tenggelam) sudah," sambung remaja ini.

Kejadian ini terjadi pada pukul 12.00 WITA. Unit Siaga SAR Samarinda pun langsung turun menanggapi laporan untuk mencari korban dan tiba pada pukul 13.30 WITA.

Tidak perlu waktu lama, 30 menit setelah dilakukan penyelaman oleh Tim Penyelam Unit Siaga SAR Samarinda korban berhasil ditemukan.

Saat diangkat, korban yang kala itu berkaos merah dengan celana panjang hitam dan sudah tidak bernyawa tersebut nampak mulai terbujur kaku.

Koordinator Unit Siaga SAR Samarinda Riqi Effendi menjelaskan bahwa tim melakukan penyelaman sedalam 5 meter dengan radius 10 meter.

Baca juga: 2 Kapal Ketinting Tabrakan di Sungai Mahakam, Seorang ABK Tenggelam dan Hilang

Korban sendiri ditemukan 3 meter dari tepi, atau tepat di posisi terakhir dia terlihat.

"Jasad korban langsung dibawa menggunakan ambulans PMI Samarinda ke rumah duka yang berada di Cendana," jelas Riqi Effendi kepada TribunKaltim.co di lokasi kejadian.

Sekadar diketahui, dari informasi yang berhasil terhimpun korban baru tiba di Kota Samarinda pada Senin (12/9/2022) kemarin untuk mengunjungi keluarga yang berada di Jalan Cendana, Kelurahan Teluk Lerong Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang.

Adapun unsur yang terlibat dalam pencarian ini adalah Dinas BPBD, Damkar, relawan se Kota Samarinda, masyarakat dan keluarga korban.

Baca juga: 4 Orang Tewas karena Tenggelam, Basarnas Ingatkan Sungai Mahakam Bukan Tempat Berenang

"Dengan ditemukannya korban operasi resmi ditutup dan seluruh personel kembali ke kesatuan masing-masing," ucap Riqi Effendi. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved