Ekonomi dan Bisnis

Atasi Krisis Pangan Global, Menteri Syahrul Ingin Perkuat Pertanian Modern

Atasi krisis pangan global, Menteri Syahrul Yasin Limpo ingin perkuat pertanian modern di Indonesia.  

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MAULANA ILHAMI
ILUSTRASI Kawasan pertanian padi sawah di Kalimantan Utara. Sembakung di Nunukan, untuk di Kaltara daerah delta Sungai Kayan di Bulungan digadang-gadang juga menjadi lokasi food estate. 

TRIBUNKALTIM.CO - Atasi krisis pangan global, Menteri Syahrul Yasin Limpo ingin perkuat pertanian modern di Indonesia.  

Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengajak semua pihak berkontribusi terhadap upaya pencapaian ketahanan pangan nasional.

Untuk mewujudkannya, ia meminta setiap kepala daerah untuk memperkuat lumbung dan cadangan pangan.

Penguatan ini juga bertujuan untuk mencapai ketahanan pangan di setiap daerah.

Baca juga: 3 Wilayah di Penajam Paser Utara akan jadi Food Estate IKN Nusantara

Untuk itu diperlukan pemetaan potensi unggulan daerah. Hal ini termasuk potensi komoditas lokal.

"sehingga berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan petani," jelasnya dalam keterangan tertulis yang diterima Kompas.com, Selnin (19/9/2022).

Menurut SYL, penguatan komoditas lokal untuk kemandirian pangan sangat penting dilakukan.

Hal ini guna meningkatkan kesejahteraan petani serta mengantisipasi krisis pangan global yang saat ini sedang melanda dunia.

SYL mengatakan, tantangan yang ada saat ini tidak bisa dilakukan sendiri.

Baca juga: Kaltim tak Kebagian Alokasikan Dana Khusus untuk Food Estate

Semua pihak harus ikut terlibat dalam membangun jaringan yang kuat.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved