Berita Pemkab Mahakam Ulu

Tingkatkan SDM Pelaku Pariwisata dan Ekraf, Wabup Yohanes Avun Buka Pelatihan Membatik

Wabup dan Sekda Mahulu membuka Kegiatan Pengembangan Kompetensi SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tingkat Dasar yang ditandai dengan membatik.

Editor: Diah Anggraeni
HO/Humas Pemkab Mahulu
Wakil Bupati Mahulu, Yohanes Avun didampingi Sekda Stephanus Madang membatik saat membuka Kegiatan Pengembangan Kompetensi SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Tingkat Dasar yang diselenggarakan oleh Disparpora di BPU Ujoh Bilang, Senin (19/9/2022) pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO - Wakil Bupati Mahakam Ulu (Mahulu) Drs. Yohanes Avun, M.Si. membuka Pengembangan Kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Ekraf) Tingkat Dasar yang diselenggarakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) di Balai Pertemuan Umum (BPU) Ujoh Bilang, Senin (19/9/2022).

Pembukaan ditandai dengan membatik secara simbolis oleh Wabup Yohanes Avun yang didampingi Sekda Dr. Stephanus Madang, S.Sos., M.Si. dan disaksikan oleh Kepala Disparpora Lawing Ngau, S.Pd; serta narasumber dari Batik Putri Syafril Samarinda, Desi Soleha, S.Sos. dan Hj. Dewi Nina Kirana, SE.

Kegiatan ini merupakan salah satu upaya pemkab meningkatkan kuantitas para pelaku ekraf di Kabupaten Mahulu, khususnya dalam bidang membatik.

Baca juga: Sekda Ikuti Bincang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi, Mahulu Siap Menyesuaikan dengan Regulasi

Bupati Mahulu Bonifasius Belawan Geh, SH., M.Si. dalam sambutanya yang dibacakan Wabup Avun mengatakan, seiring dengan program pemulihan Indonesia pascapandemi, sebagian dari ekosistem pariwisata, ekonomi kreatif ditargetkan menjadi salah satu kekuatan pemulihan, melalui produk-produk yang dihasilkan.

Wabup melanjutkan, dalam rangka menyukseskan dan mewujudkan ekonomi kreatif di daerah Mahulu harus diimbangi dengan SMD yang berkompeten.

"Mengingat ekonomi kreatif, aktivitas yang membutuhkan kreativitas, ide, gagasan dan sentuhan langsung dari manusia. Itu sebabnya pemerintah pusat mengimbau pemerintah daerah terus berupaya mendorong ekonomi kreatif, salah satunya yang dilakukan hari ini di Mahulu,"katanya.

Pada kesempatan ini, Wabup berharap, keikutsertaan seluruh peserta dapat menciptakan peluang meningkatkan produk batik daerah dengan memaksimalkan sumber daya lokal di Kabupaten Mahulu.

Baca juga: Bupati Pimpin Rakor Penanganan Banjir, BPBD Diminta Susun SOP Penyelamatan Mandiri saat Bencana

Diharapkan setelah kegiatan ini, setelah peserta mampu menghasilkan produk batik khas Kabupaten Mahulu.
Sementara Plt Kadis Parpora Lawing Ngau, S.Pd. dalam laporannya menjelaskan, kegiatan ini untuk meningkatkan pengetahuan dan wawasan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif tingkat dasar.

Kegiatan ini juga sebagai wadah menjalin relasi dan mendapatkan pengetahuan ekonomi kreatif dari para narasumber yang berpengalaman, sehingga tercipta SDM yang berwawasan, sesuai dengan target yang ingin dicapai.

Kegiatan ini dilaksanakan selama empat hari, 19-22 September 2022, dengan menghadirkan narasumber dari Batik Putri Syafril Samarinda, Desi Soleha, S.Sos dan Hj. Dewi Nina Kirana, S.E.

Hadir juga Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Lung, SH, Camat Kecamatan Long Bagun Yason Liah, S.Hut., MP, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Christianus Arie Dedy, S.E., M.Si. (adv)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved