Berita Kutim Terkini

3 Pelaku Perkara Pidana Barang Haram di Kutai Timur Anak di Bawah Umur

Periode Januari hingga September 2022, Kepolisian Resor Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah mengungkap ratusan kasus

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Pemusnahan barang bukti narkoba berupa sabu dan double L oleh Polres Kutim bersama dengan instansi terkait. TRIBUNKALTIM.CO/SYIFA'UL MIRFAQO 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Periode Januari hingga September 2022, Kepolisian Resor Kabupaten Kutai Timur (Kutim) telah mengungkap ratusan kasus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Kapolres Kutim, AKBP Anggoro Wicaksono menyebut pihaknya berhasil meringkus 149 pelaku dari 131 perkara yang berhasil diungkap.

Dari ratusan pelaku tersebut, tiga di antaranya merupakan anak di bawah umur, sebanyak 12 orang perempuan, dan sisanya merupakan pria dewasa.

Jumlah laporan polisi yang sudah bisa kami angkakan sebanyak 131 kasus dengan jumlah tersangka 149 orang.

Baca juga: 9 Poket Barang Haram di Samarinda Disembunyikan dalam Sayur Nangka

"Laki-laki 134 orang, perempuan 12 orang, dan anak-anak sebanyak 3 orang,” ujarnya.

Angka ini memperlihatkan bahwa sampai saat ini Kabupaten Kutim belum benar-benar bebas dari bahaya peredaran narkoba.

Oleh karenanya, pihak kepolisian masih terus berkomitmen untuk melakukan pemberantasan narkoba di wilayah hukumnya.

Tidak hanya di Sangatta yang menjadi pusat pemerintahan Kutim, melainkan hingga ke semua 18 kecamatan yang ada.

Baca juga: Pria Asal Kutim Dibekuk Polisi, Ditemukan Barang Haram Seberat 187,45 Gram

“Jadi kami tetap berkomitmen untuk terus melakukan pemberantasan narkoba sampai dengan ke akar-akarnya,” ujarnya.

Pihaknya berharap, masyarakat ikut berpartisipasi untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mendapati kegiatan peredaran narkoba.

Peran aktif dari semua pihak tentu memaksimalkan efektifitas pemberantasan narkoba di daerah dan bisa menyelamatkan generasi penerus dari bahaya barang haram tersebut.

“Mohon untuk bisa diinformasikan kepada kami untuk nanti kami lakukan penindakan, dan pesan kami semua kepada masyarakat, jauhi narkoba,” ujarnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved