Berita Paser Terkini

32 Pekerja Rentan di Paser Bakal Dilindungi Jamsostek

Guna memberikan rasa aman tersebut, Pemkab Paser telah menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan keselamatan kerja

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL IBRAHIM
Bupati Paser, Fahmi Fadli didampingi Wakil Bupati Paser Syarifah Masitah Assegaf, menyatakan, Untuk alokasi dana perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan sekitar Rp 1,6 miliar, melalui APBD-Perubahan 2022. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Bupati Paser Fahmi menginstruksikan jajarannya untuk memperhatikan kepentingan masyarakat termasuk bagi pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Paser termasuk pekerja rentan.

Sebagai bentuk perhatian kepada masyarakat dan pekerja, sebelumnya Pemda Paser telah melakukan kerjasama BPJS Ketenagakerjaan melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan, Kamis (22/9/2022).

Bupati Paser Fahmi Fadli menyampaikan, dalam menunjang kualitas kerja juga harus seiring dengan jaminan sosial dan perlindungan tenaga kerja.

"Karena saat melaksanakan tugas dan tanggung jawab pekerjaan, tak menutup kemungkinan terjadinya insiden atau kecelakaan kerja," kata Fahmi.

Baca juga: Andalkan Sektor Pertanian, Pemkab Paser Gelontorkan Rp 91 M untuk Jalan Usaha Tani

Tak hanya dikalangan PTT yang harus dijamin dalam keselamatan kerjanya, namun itu juga berlaku bagi pekerja rentan.

Pekerja rentan yang dimaksud yaitu, para Imam dan pengurus masjid, Ustadz, RT/RW, relawan Damkar, relawan bencana, nelayan, petani, dan UMKM.

"Untuk alokasi dana perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi pekerja rentan sekitar Rp 1,6 miliar, melalui APBD-Perubahan 2022," papar Fahmi.

Ia beranggapan, pekerja rentan juga harus mendapat jaminan sosial dan perlindungan tenaga kerja, sehingga mereka dapat bekerja dengan tenang dan meningkatkan kinerjanya.

Baca juga: Pemkab Paser Didatangi Tim Verifikasi Lapangan Penilaian Panji PMD dari Pemprov Kaltim

"Untuk perlindungan tenaga kerja PTT di Kabupaten Paser sudah kita laksanakan sejak 2019, kemudian untuk tahun 2022 dalam APBD-P diperkirakan 32 ribu pekerja rentan," jelasnya. 

Guna memberikan rasa aman tersebut, Pemkab Paser telah menjalin kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan jaminan keselamatan kerja, namun sudah berakhir Juni lalu.

Rencananya, kerjasama tersebut akan kembali diperpanjang, namun sebelum itu dilakukan Bupati Paser menginginkan agar kerjasama itu dapat diperpanjang dengan jangka waktu yang lebih lama.

"Penandatanganan kesepakatan kerjasama itu rencananya akan dilaksanakan pada 23 September 2022, antara Pemerintah Kabupaten Paser dengan BPJS Ketenagakerjaan Balikpapan," tandas Fahmi.

Nantinya, terdapat 2 program perlindungan yang diasuransikan yaitu Kematian dan Kecelakaan Kerja. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved