Berita Kaltim Terkini

Kinerja Biro Pengadaan Barang dan Jasa Setdaprov Kaltim Disoal, Wagub Perintahkan Segera Evaluasi

DPRD Kaltim mengeluhkan kepemimpinan Pelaksana Tugas Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim yang kerap tidak hadir

Editor: Rahmad Taufiq
HO/TRIBUNKALTIM.CO
Wagub Hadi Mulyadi segera menginstruksikan Pj Sekdaprov Kaltim untuk mengevaluasi kinerja Biro Pengadaan Barang dan Jasa. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - DPRD Kaltim mengeluhkan kepemimpinan Pelaksana Tugas Biro Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim yang kerap tidak hadir dalam rapat bersama membahas serapan anggaran maupun kegiatan atau kendala yang tengah dihadapi.

Pada Selasa (20/9/2022) lalu, Komisi III DPRD Kaltim yang juga menggelar rapat dengan pihak Biro Pengadaan Barjas Setdaprov Kaltim kembali harus kecewa dengan ketidakhadiran pejabat yang memimpin biro ini.

Rendahnya serapan anggaran pada Biro Barjas Setdaprov Kaltim serta persoalan yang membelit dalam tubuh internal mereka disebut-sebut menjadi faktor tidak maksimalnya kerja di lapangan.

Pemprov Kaltim sendiri didesak mencopot pimpinan Biro Pengadaan Barjas Setdaprov Kaltim yang dianggap sudah tidak layak memimpin biro tersebut.

Dalam surat nomor 005/II.2-1158/Set.DPRD, Dewan mendesak Gubernur dan Wakil Gubernur mengevaluasi kinerja Plt Karo Pengadaan Barjas Setdaprov Kaltim.

Baca juga: Wagub Hadi Mulyadi Lepas Defile Temu Karya Taman Budaya XXI di Samarinda

Surat sendiri juga sudah dilayangkan DPRD Kaltim ke Pemprov tertanggal 15 Agustus 2022.

"Kita juga sudah bersurat ke Gubernur Kaltim, secara resmi," tegas Ketua Komisi III DPRD Kaltim Veridiana Huraq Wang.

Sementara itu, ditegaskan kembali, bahwa Komisi III DPRD Kaltim sebetulnya ingin mengetahui kinerja dan seluruh data yang ada pada di Biro Pengadaan Barjas Setdaprov Kaltim melalui Plt Kepala Biro yang dianggap menguasai semua materi serta terkait proses lelang barang dan jasa di lingkup Pemprov Kaltim.

"Harusnya hadir (Plt Kepala Biro Pengadaan Barjas Setdaprov Kaltim) menjelaskan apa yang jadi pertanyaan, kendala dilapangan, kenapa serapannya rendah. Serta semua data yang dipunya. Kami ingin koordinasi terkait proses lelang yang lambat. Bayangkan hingga saat ini baru Rp117 miliar yang telah terserap dari Rp1,7 triliun anggaran yang dikelola Biro Pengadaan Barjas," terang Veridiana.

Sementara itu, menanggapi keluhan Komisi III DPRD Kaltim terkait Biro Pengadaan Barjas Setdaprov Kaltim, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi secara singkat dan tegas mengatakan akan menginstruksikan Penjabat (PJ) Sekretaris Daerah Provinsi Kaltim agar segera melakukan evaluasi.

Baca juga: Wagub Terkesan Festival Pangan Lokal: Hadi Mulyadi: Kenyang tak Harus Nasi

Mantan legislator Karang Paci ini, juga tentunya menekankan terkait kinerja dan apa yang selama ini menjadi kendala Biro Pengadaan Barjas hingga disorot dewan yang menganggap serapan anggaran rendah.

"Saya perintahkan (instruksikan) Pj Sekda untuk segera evaluasi Biro PBJ (Pengadaan Barang dan Jasa)," tegas Hadi Mulyadi singkat. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved