Minggu, 3 Mei 2026

Berita Samarinda Terkini

Kisah Sarinah Sekeluarga di Samarinda, Bertahun-tahun Tinggal di Rumah tak Layak

Puluhan tahun menempati rumah yang bisa dikatakan kurang layak huni, akhirnya Sarinah beserta 3 anak, 1 menantu dan 2 cucunya

Tayang:
Penulis: Rita Lavenia | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/NEVRIANTO
Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli SIK, MH M.Si disaksikan Kapolsek Sungai Pinang, AKP Noor Dhianto SH, Camat Samarinda Utara Syamsu Alam dan Komunitas serta warga menyerahkan TV 32 Inc, dan simbolis kunci para kegiatan Bedah Rumah Presisi Polresta Samarinda pada penghuni Rumah Sarinah(43)di RT 23 Giri Rejo Kelurahan Lempake Kecamatan Samarinda Utara, Kalimantan Timur, Rabu (21/9/2022). Rumah dari awalnya tak layak huni, kini Sarinah bersama keluarga bisa hidup lebih nyaman. 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Puluhan tahun menempati rumah yang bisa dikatakan kurang layak huni, akhirnya Sarinah beserta 3 anak, 1 menantu dan 2 cucunya bisa menempati kediaman yang lebih nyaman melalui program "Bedah Rumah Presisi" dari Polresta Samarinda.

Rumah warga beruntung ini berada di Jalan Giri Rejo, Gang Keluarga, RT 23, Kelurahan Lempake, Kecamatan Samarinda Utara.

Proses penyerahan kunci secara simbolis pun telah dilakukan pada Rabu (21/9/2022) sore ini dengan dihadiri Camat Samarinda Utara Syamsu Alam, Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli beserta jajaran Polsek Sungai Pinang dan relawan gabungan.

Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli menjelaskan, program ini terlaksana atas kerjasama dengan organisasi Indonesia Off Road Federation (IOF).

Baca juga: 2.400 Rumah Tidak Layak Huni di Kaltara akan Dibantu Rehab Tahun Ini

Dalam pengerjaannya sendiri, jajaran Polsek Sungai Pinang dibantu masyarakat dan relawan gabungan membuat pembangunan dapat terselesaikan dalam waktu 2 minggu.

Diharapkannya dengan adanya program ini dapat memperkuat hubungan yang baik antar Polri dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kamtibmas yang kondusif.

"Ini menunjukan bahwa kalau kita melakukannya bersama, maka apapun yang diharapkan Insyaallah tercapai," ucapnya.

"Juga ini merupakan salah satu bukti bahwa Polisi harus dekat dengan masyarakat. Karena Polisi tidak dapat bekerja dengan maksimal tanpa masyarakat," tegasnya.

Sementara itu, Sarinah selaku pemilik rumah menyampaikan rasa terima kasih yang sedalam-dalamnya kepada seluruh jajaran Polresta Samarinda dan pihak terkait karena telah memberikan hunian yang lebih layak bagi mereka.

Sebab akunya, sudah bertahun -tahun mereka harus menahan dinginnya udara malam akibat banyaknya bagian atap dan dinding yang bocor.

"Belum lagi kalau hujan, air masuk. Dalam rumah jadi becek tergenang," kenangnya.

Selain itu pihaknya juga bersyukur kini telah memiliki sambungan air bersih dan juga aliran listrik.

Baca juga: Gelontorkan Rp 58,5 Miliar, Rehab 3.400 Rumah Tidak Layak Huni di Kaltara Tuntas Bulan Desember 2020

Sebab diketahui selama ini mereka mengandalkan baskom dan ember lusuh untuk menampung air.

"Kami hanya bisa membalas dengan doa yang tulus. Semoga bapak-bapak Polisinya sehat, panjang umur, dilindungi dalam pekerjaan dan selamat di manapun berada," ucapnya dengan penuh haru.

Selain bangunan baru, keluarga berbahagia ini mendapatkan bantuan rombong untuk membuka usaha dari organisasi IOF.

"Terimakasih juga buat organisasi (IOF). Semoga semua yang ada di dalamnya sehat, panjang umur dan murah rezeki," pungkasnya sembari tersenyum haru. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved