Berita DPRD Bontang

Komisi II DPRD Bontang Soroti Maraknya Kasus Narkoba, Minta Pemkot Gencar Lakukan Pembinaan

Maraknya kasus peredaran narkoba di Bontang mendapat sorotan sejumlah anggota dewan, salah satunya Anggota Komisi II DRPD Bontang, Bakhtiar Wakkang.

Penulis: Ismail Usman | Editor: Rahmad Taufiq
HO/HUMAS DPRD BONTANG
Anggota Komisi II DPRD Bontang, Bakhtiar Wakkang mengatakan, maraknya peredaran narkoba belakangan ini di Bontang perlu mendapat antensi khusus dari Pemkot dan stakeholder yang ada. HO/HUMAS DPRD BONTANG 

TRIBUNKALTIM.CO, BONTANG - Maraknya kasus peredaran narkoba di Bontang mendapat sorotan sejumlah anggota dewan, salah satunya Anggota Komisi II DRPD Bontang, Bakhtiar Wakkang.

Ia mengatakan, maraknya peredaran narkoba belakangan ini perlu mendapat antensi khusus Pemkot dan stakeholder yang ada di Bontang.

Pasalnya nyaris setiap hari selalu ada kasus peredaran narkoba yang diungkap kepolisian.

“Ini persoalan serius. Harus ada langkah dan komitmen kita bersama untuk memberantas narkoba di Bontang,” bebernya belum lama ini.

Menurutnya, jerat narkoba tidak hanya menyeret masyarakat. Tetapi lingkar hitam ini menyeret sejumlah pegawai ASN di lingkup Pemkot Bontang.

Baca juga: Wakil DPRD Bontang Dorong Pemkot Buat Regulasi Pemberian Bantuan bagi Tim Sebelas

Sehingga Pemkot menggelontorkan anggaran untuk kegiatan edukasi dan pembinaan terhadap bahaya narkoba dengan melibatkan instansi kepolisian dan Badan Narkotika Nasional Kota atau BNNK Bontang.

“Kasih anggaran, kemudian perbanyak kegiatan pembinaan. Kemudian kita harus lebih gencar lakukan penangkapan terhadap bandar,” tuturnya.

Ia juga mempersoalkan banyak pengguna narkoba yang dijebloskan ke lapas atau penjara. Hal ini dibiarkan maka akan terjadi penumpukan narapidana di Lapas Bontang.

“Kalau ditangkap dan dimasukkan ke lapas saya rasa itu tidak akan selesai (bukan solusi). Jumlah orang-orang yang masuk lapas karena narkoba semakin hari semakin krodit. Secara tidak langsung ini juga akan terjadi pembengkakan,” tambahnya.

Menjawab usulan itu, Walikota Bontang, Basri Rase pun menyetujui terkait adanya pembinaan kepada masyarakat supaya tidak terjerumus menjadi pemakai atau pengedar narkoba.

Baca juga: DPRD Bontang Dorong Pemkot untuk Kembangkan Wisata Bontang Kuala

Sebab hal itu menjadi tanggung jawab bersama. Namun di sisi lain, kegiatan yang direncanakan itu nanti juga perlu penyesuaian kemampuan anggaran daerah.

“Iya bisa saja kita lakukan pembinaan. Tapi kita liat kemampuan anggaran kita,” ucapnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved