Berita Kaltim Terkini

Polda Kaltim Gelar FGD, Paparkan Sejumlah Temuan Penyalahgunaan BBM Subsidi

Polda Kaltim menggelar Focus Group Discusion (FGD), Sosialisasi Kebijakan Pemerintah Terkait Alih Subsidi BBM

TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY
Polda Kaltim menggelar Focus Group Discusion (FGD) Sosialisasi Kebijakan Pemerintah Terkait Alih Subsidi BBM dalam rangka mendukung Pemulihan Ekonomi Kalimantan Timur, Kamis (22/9/2022), bertempat Ballroom Hotel Mercure, Kota Samarinda.TRIBUNKALTIM.CO/MOHAMMAD FAIROUSSANIY 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) menggelar Focus Group Discusion (FGD), Sosialisasi Kebijakan Pemerintah Terkait Alih Subsidi BBM dalam rangka mendukung Pemulihan Ekonomi Kalimantan Timur, Kamis (22/9/2022), bertempat Ballroom Hotel Mercure, Kota Samarinda.

Beberapa pihak diundang dari perwakilan instansi berwenang, serta sejumlah organisasi transportasi dan mahasiswa yang ikut berdiskusi pasca kenaikan harga BBM bersubsidi ini.

Pemerintah Pusat sendiri menilai adanya keganjilan penggunaan BBM bersubsidi jenis Pertalite dan Solar yang malah tidak tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak menerima.

Hal ini mendasari agar segera dilakukan penyesuaian harga agar subsidi bisa dialihkan ,dalam bentuk Bantuan Tunai Langsung Bahan Bakar Minyak (BLT BBM) yang kini tengah berjalan distribusinya melalui PT Pos Indonesia.

Baca juga: Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli Janji Tindak Tegas Penyeleweng BLT BBM

Baca juga: Update Cara Mengecek BLT BBM 2022 September Rp 600 Ribu di cekbansos.kemensos.go.id, Trik Mengajukan

Baca juga: 9.918 KPM di Penajam Paser Utara Terima BLT BBM Senilai Rp 150 Ribu/Bulan

Kasubdit I Tipid Indagsi (Industri Perdagangan) Ditreskrimsus Polda Kaltim, AKBP Roni Bonic melaporkan, audiens yang hadir bahwa pihaknya juga menemukan indikasi penyalahgunaan BBM bersubsidi.

Perwira berpangkat melati dua dipundaknya ini membeberkan data penindakan penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah hukum Polda Kaltim sepanjang periode Januari-September 2022.

Dimana ada 38 Laporan Polisi yang berhasil diungkap jajaran Ditreskrimsus Polda Kaltim serta telah menetapkan 51 tersangka penyalahgunaan BBM Subsidi dengan berbagai modus. 

"Beberapa kasus modus operandi yang sering dilakukan para pelaku adalah memainkan alokasi BBM subsidi untuk nelayan," tegas Pria yang pernah menjabat Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Kaltim ini.

Para pelaku memanfaatkan modus alokasi BBM subsidi untuk nelayan untuk memuluskan aksinya dan nantinya BBM yang telah terkumpul dijual kembali dengan harga yang telah di mark up guna meraup keuntungan.

"Seperti kasus di PPU, pemain ini membeli BBM untuk nelayan kemudian dijual. Ada juga modus dengan menggunakan tangki yang telah di modifikasi," sambung AKBP Roni Bonic.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved