Berita Kukar Terkini

SDIT di Samboja Terhambat Izin Operasional, Komisi IV DPRD Kukar Carikan Solusi

Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kutai Kartanegara ( DPRD Kukar), memberi perhatian khusus

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA
Komisi IV DPRD Kukar bersama Dinas Pendidikan dan pihak sekolah, mengelar rapat dengar pendapat (RDP) terkait salah satu Sekolah Dasar Islam Terpadu di Samboja, Kukar, Kalimantan Timur.  

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kutai Kartanegara ( DPRD Kukar), memberi perhatian khusus pada salah satu Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) di Samboja, Kukar, Kalimantan Timur

Pasalnya, SDIT tersebut sudah empat tahun belum memiliki izin operasional. Hal ini berimbas pada anak muridnya yang belum mendapatkan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) dari kementerian.

Menindaklanjuti hal itu, Komisi IV DPRD Kukar bersama Dinas Pendidikan dan pihak sekolah, mengelar rapat dengar pendapat (RDP) di ruang Badan Musyawarah.

Rapat dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi IV Syarifuddin, didampingi anggota dewan Dapil III Samboja, Muara Jawa dan Sangasanga, Fachruddin.

Baca juga: DPRD Kukar Titip Pesan untuk Pemenang Teruna Dara 2022 agar Bisa Jadi Motivasi bagi Anak Muda

Syarifuddin mengatakan, permasalahan belum keluarnya izin operasional ditenggarai ada persyaratan yang belum terpenuhi, salah satunya Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Dengan mengundang pihak-pihak yang terlibat, diharapkan menemui titik terang mengatasi permasalahan tersebut.

“DPRD Kukar hanya menfasilitasi pertemuan ini, kami minta persoalan cepat diselesaikan," ujar Syarifuddin, Kamis (22/9/2022).

"Dari Disdikbud, kalau IMB dan syarat pendirian untuk mendapat izin operasional itu kelar, dalam satu minggu sudah bisa diterbitkan,” sambungnya.

Baca juga: Ketua DPRD Kukar Tinjau Pilkades Serentak, Abdul Rasid: Pemungutan Suara Berjalan Lancar

Politisi Fraksi PAN itu berharap urusan yang menjadi kendala bisa segera terselesaikan. Sebab, menyangkut keberlangsungan sekolah dan masa depan anak-anak peserta didik.

Syarifuddin juga meminta, agar pihak-pihak yang terlibat bisa saling membantu demi keberlangsungan pendidikan di Kutai Kartanegara.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved