Berita Balikpapan Terkini

Tingkatkan Pendapatan Nelayan di Balikpapan, Pertamina Launching Wisata Edukasi Bahari Melalui CSR

PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Integrated Terminal Balikpapan mengadakan launching Program Wisata Edukasi Patra Bahari Mandiri

Penulis: Ardiana | Editor: Aris
HO
Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Integrated Terminal Balikpapan mengadakan launching Program Wisata Edukasi Patra Bahari Mandiri (Kampoeng Nelayan Berdasi). (HO) 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan melalui Integrated Terminal Balikpapan mengadakan launching Program Wisata Edukasi Patra Bahari Mandiri (Kampoeng Nelayan Berdasi) yang diselenggarakan beberapa waktu lalu. Lokasi wisata tersebut terletak di Pemancingan Kampoeng Nelayan Berdasi Kelurahan Kariangau, Balikpapan Barat.

Acara itu dihadiri oleh Sekretaris BAPPEDA Litbang Kota Balikpapan, Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (DISPORAPAR) Kota Balikpapan, Perwakilan Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian Kota Balikpapan, Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Balikpapan, Camat Balikpapan Barat, serta Lurah Kariangau.

Untuk diketahui, Program wisata patra bahari mandiri ini merupakan salah satu program CSR Pertamina dengan pilar Pertamina Berdikari yang sudah dibina oleh Pertamina sejak tahun 2018 lalu.

Berawal dari program budidaya kepiting soka yang kemudian berkembang menjadi program wisata edukasi bahari.

Baca juga: Jadwal Persiba Balikpapan Pekan Kelima Liga 2 2022/2023, Berikut Lokasi Penjualan Tiket Offline

Wisata edukasi ini berfokus pada pemberdayaan masyarakat yang ditujukan agar masyarakat nelayan dapat memiliki peningkatan pendapatan serta meningkatkan kapasitas nelayan dalam mengelola kawasan wisata yang terintegrasi.

Melalui siaran pers yang diterima Tribunkaltim.co hari ini, Kamis (22/9/2022), kegiatan launching ini juga mennampilkan pameran ekonomi kreatif yang diisi oleh produk UMKM binaan CSR Pertamina. Diantaranya PAWON (Patra Wonderfood Snack) dengan produk berbahan dasar daun kelor untuk peningkatan imun kesehatan, PPDI (Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia) Kota Balikpapan dengan produknya yaitu batik, Kelompok Auraria dengan produk batik yang telah memilik brand yaitu IWATIK.

Juga turut andil, Kelompok Patra Bahari Mandiri dengan produknya yaitu hasil tambak seperti kepiting soka, bandeng tanpa duri, serta olahan seafood frozen lainnya. Juga UMKM Kelurahan Kariangau dengan berbagai produk lokal lainnya.

Baca juga: Harga Tiket Kapal Pelni Balikpapan KM Lambelu dan KM Bukit Siguntang Hari Ini, Kamis 22 September

Sementara itu, Ketua Kelompok Patra Bahari Mandiri, sekaligus pengelola kawasan wisata edukasi, Rustam turut menyambut antusias dan menyampaikan penawaran wisata yang disajikan.

"Kami disini hanyalah kelompok nelayan yang sebelum pendampingan CSR oleh Pertamina hanya mengandalkan penghasilan dari hasil laut, namun sejak tahun 2018 kami didampingi dan berkembang dengan budidaya kepiting soka seiring berjalannya waktu kami berkembang menjadi kawasan wisata edukasi yang menawarkan wisata pemancingan, susur sungai, pemandangan mangrove, bekantan watching, dan resto yang menyajikan makanan olahan seafood, semoga dengan launching dan peresmian pada pagi hari ini dapat memberikan dampak yang positif untuk kawasan wisata disini sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan ekonomi kelompok nelayan," ucapnya.

Launching Program Wisata Edukasi Patra Bahari Mandiri (Kampoeng Nelayan Berdasi) dibuka langsung oleh Sekretaris BAPPEDA Litbang Kota Balikpapan, Ahmad Syafei, yang mewakili Wali Kota Balikpapan.

Baca juga: Bagaimana Cuaca Balikpapan Hari Ini, Kamis 22 September 2022? Potensi Hujan Turun pada Siang Hari

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved