IKN Nusantara

Belum Ada Investor, Jusuf Kalla Lihat Investasi di IKN Nusantara Baru dari APBN

Belum ada investor, Jusuf Kalla lihat investasi di IKN Nusantara baru dari APBN

TRIBUNKALTIM.CO - Sederet perusahaan dari beberapa negara di luar negeri dikabarkan tertarik berinvestasi di Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Sebelumnya, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia menyebut ada perusahaan dari 6 negara Asia yang tertarik masuk ke IKN Nusantara.

Meski demikian, belum ada 1 pun perusahaan raksasa luar negeri tersebut yang benar-benar berkomitmen resmi masuk ke IKN Nusantara.

Saat berbincang dengan Karni llyas, Wapres 2014-2019 Jusuf Kalla mengatakan proyek atau pembangunan Ibu Kota Nusantara ke depannya akan mengalami masalah.

Diakui Jusuf Kalla kepada Karni Ilyas bahwa kesulitan dari pembangunan IKN karena dananya hanya 20 persen total anggaran (APBN), sementara diharapkan 80 persen dari investor luar.

"Saya kira memang nanti akan ada masalah, karena sampai sekarang kita belum melihat adanya komitmen dari investor luar, memang sulit investasi ibu kota, jadi tidak mudah seperti itu," kata Jusuf Kalla dikutip dari kanal YouTube Karni Ilyas Club, Kamis (22/9/2022).

Dengan kondisi seperti itu, Jusuf Kalla menganggap hal ini akan menjadi salah satu konsekuesi yang harus diambil pemerintah, seperti memperlambat pembangunan IKN.

Di mana awalnya IKN Nusantara sudah bisa difungsikan pada tahun 2024, tapi harus tertunda.

"Ya jadi solusi daripada itu ialah jadwal pembangunanya agak kita tunda kelihatannya," beber Jusuf Kalla.

Disinggung oleh Karni Ilyas apakah perlu IKN Nusantara dibatalkan, Jusuf Kalla mengatakan tidak bisa memprediksi hal tersebut karena yang berwenang adalah pemerintah.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved