Liga Italia

Inter Milan Benar-benar dalam Masalah, Nasib Steven Zhang dan Simone Inzaghi di Ujung Tanduk

Selain Inzaghi, sebenarnya ada satu pihak lagi yang nasibnya berada di ujung tanduk, yakni Presiden Inter Milan, Steven Zhang.

Editor: Ikbal Nurkarim
(MIGUEL MEDINA / AFP)
Pelatih kepala Inter Milan Italia Simone Inzaghi (kiri) dan Presiden Inter Milan Steven Zhang memegang Piala Super setelah Inter memenangkan pertandingan sepak bola Piala Super Italia (Supercoppa italiana) antara Inter dan Juventus pada 12 Januari 2022 di stadion San Siro di Milan. Inter Milan benar-benar dalam masalah, nasib Steven Zhang dan Simone Inzaghi di ujung tanduk. 

Banyak pendukung yang mulai menyuarakan ketidaksukaan mereka kepada Inzaghi.

Reaksi pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, dalam duel Liga Italia melawan Spezia di San Siro, Milano (1/12/2021).

Bahkan, para pendukung mendesak Inter Milan untuk memecat Inzaghi dari jabatan pelatih.

Selain Inzaghi, sebenarnya ada satu pihak lagi yang nasibnya berada di ujung tanduk, yakni Presiden Inter Milan, Steven Zhang.

Baca juga: Jadwal Liga Italia Pekan ke-8: Lazio vs Spezia, Atalanta vs Fiorentina

Dilansir dari BolaSport.com dari Football Italia, Zhang didesak oleh ultras Inter Curva Nord untuk mundur dari jabatan presiden.

Para pendukung militan I Nerazzurri itu mengunggah spanduk bertuliskan 'Zhang vattene' yang berarti 'Zhang pergi'.

Curva Nord menilai Zhang gagal membuat Inter Milan bersaing di berbagai kompetisi dalam dua musim terakhir.

Inter Milan mengalami permasalahan keuangan di bawah kepemimpinan Zhang dan harus menjual para pemain bintangnya, seperti Achraf Hakimi dan Romelu Lukaku.

Bahkan, I Nerazzurri juga harus menjual talenta muda mereka, seperti Andrea Pinamonti dan Cesare Casadei.

Hingga kini, belum ada tanggapan dari Zhang terkait tuntutan Curva Nord tersebut.

(*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved