Virus Corona

Ada Kabar Gembira? Peneliti Sampaikan Prediksi Terbaru Soal Kapan Virus Corona Benar-benar Berakhir

Sejumlah peneliti menyampaikan prediksi terbaru soal kapan Virus Corona atau covid-19 benar-benar berakhir. 

Editor: Doan Pardede
Freepik designed by starline
Ilustrasi virus Corona. Sejumlah peneliti menyampaikan prediksi terbaru soal kapan Virus Corona atau covid-19 benar-benar berakhir.  

TRIBUNKALTIM.CO - Sejumlah peneliti menyampaikan prediksi terbaru soal kapan Virus Corona atau covid-19 benar-benar berakhir

Hingga saat ini, pandemi Covid-19 yang melanda dunia sudah berlangsung selama lebih dari dua tahun.

Dari kondisi itu, para ahli telah belajar betapa sulitnya memprediksi apa yang akan dilakukan virus ini selanjutnya.

"Saya tidak pernah menyangka, di tengah musim panas dalam gelombang panas, kita akan mengalami lonjakan kasus lagi setelah dua setengah tahun mengalami pandemi ini," jelas Dr. Scott Roberts, profesor dan direktur medis asosiasi untuk pencegahan infeksi di Yale School of Medicine..

Baca juga: Pfizer atau Moderna yang Paling Ampuh? Inilah Perbandingan Efektivitas Vaksin Virus Corona Terbaru

Kepada Today, Roberts mengatakan dia "kecewa" dan "berkecil hati" tentang kondisi musim panas lalu.

Akan tetapi, pola perilaku virus muncul dan kini manusia sudah dipersenjatai dengan pilihan pengobatan dan berbagai vaksin, sehingga kondisi saat ini sangat berbeda dari tahun 2020.

Pertanyaan para ahli sekarang adalah berapa lama masa transisi ini akan berlangsung dan seberapa banyak virus akan berubah selama fase ini?

"Sepertinya kita berada pada siklus gelombang dua bulan ini," kata Roberts.

Dia memperkirakan varian BA.5, yang sekarang bertanggung jawab atas lebih dari 85 persen kasus di AS, akan menurun dalam beberapa minggu ke depan.

Dari sana, lanjutnya, kasus Covid-19 kemungkinan akan tetap rendah selama satu atau dua bulan dan kemudian mungkin melonjak ketika keadaan menjadi dingin lagi sekitar Oktober.

"Dua musim dingin terakhir telah melihat lonjakan besar kasus Covid-19, jadi itu adalah taruhan bahwa kita akan mengalami kondisi yang sama tahun ini," tambahnya.

Mengutip Today, Dr. Taison Bell, asisten profesor kedokteran di divisi penyakit menular dan kesehatan internasional serta kedokteran paru dan perawatan kritis di Universitas dari Virginia, mengatakan virus ini dapat mengikuti jejak virus corona lain dan terus menjadi tidak terlalu parah tetapi lebih mudah menular dari waktu ke waktu.

Pertanyaan besarnya, lanjut Roberts, adalah apa yang akan terjadi setelah BA.5 dan sejauh mana virus akan bermutasi sebelum akhir tahun.

"Kecurigaannya adalah bahwa pola yang telah kita lihat dengan varian akan berlanjut, yang berarti bahwa kita akan terus memiliki varian baru yang muncul yang menghindari perlindungan kekebalan kita sampai tingkat tertentu tetapi tidak sepenuhnya," urainya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved