Berita Penajam Terkini

Kelanjutan Pembangunan Bendungan Lawe-Lawe PPU Akan Ditangani Balai Wilayah Sungai

Kelanjutan pembangunan Bendungan Lawe-Lawe terus diupayakan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU)

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
Bendungan Lawe-lawe akan diambil alih pengerjaannya oleh BWS.TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM- Kelanjutan pembangunan Bendungan Lawe-Lawe terus diupayakan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU).

Kepada pemerintah pusat, pemkab PPU telah mengusulkan kelanjutan pembangunan bendungan tersebut, dan mendapat respon bahwa akan ditangani oleh Balai Wilayah Sungai (BWS).

Hal itu seperti dikemukakan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) PPU Riviana Noor kepada TribunKaltim.co.

Kata dia, pihaknya saat ini telah melakukan pengukuran dan ploting lahan seluas 220 hektar, yang dipinjam pakaikan oleh PT Pertamina.

"Yang mau kita pinjam pakai sudah kita lakukan pematokan di lapangan," ungkapnya Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Pemkab Penajam Paser Utara Terus Upayakan Kelanjutan Pembangunan Bendungan Lawe-Lawe

Baca juga: Kelanjutan Pembangunan Bendungan Lawe-lawe PPU Diharapkan Mendapat Bantuan Pemerintah Pusat

Baca juga: Penentuan Pinjam Pakai Lahan Bendungan Lawe-Lawe di PPU Masuk Tahap Penentuan Batas Objek

Selanjutnya, tinggal menunggu tahapan perjanjian pinjam pakai lahan ini, antara pemerintah daerah dengan PT Pertamina.

Kata dia, desain kelanjutan pembangunan bendungan Lawe-lawe masih mengacu pada desain awal.

Namun, ada beberapa yang harus disesuaikan. Terutama untuk bangunan awal seperti bendung yang mengalami konsolidasi secara alami.

"Cuma kita melihat dari desain awal yang sudah dikerjakan, itu memang kemarin ada beberapa pekerjaan kayak bendung itukan mengalami konsolidasi," sambungnya.

Selain itu, juga ada tambahan pengerjaan yang akan dilengkapi seperti pembangunan jalan dan lainnya.

Baca juga: Soal Kelanjutan Pembangunan Bendungan Lawe-lawe di PPU, Pemerintah Pusat Beri Sinyal Mau Bantu

Total anggaran yang masih diperlukan untuk kelanjutan pembangunan tersebut kata Riviana mencapai ratusan miliar rupiah.

"Kebutuhan anggarannya kurang lebih Rp150 miliar lagi," pungkasnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved