Bantuan Sosial

Terbaru! Cek Penerima BSU 2022 Rp 600 ribu Lewat Login kemnaker.go.id, BLT BPJS Tahap 3 Cair Lagi

BLT BPJS atau BSU 2022 tahap 3 cair lagi, ini cara cek Penerima bantuan Rp 600 ribu lewat login kemnaker.go.id/bsu.ketenagakerjaan.go.id.

IST
Ada kabar gembira! BLT BPJS atau BSU 2022 tahap 3 cair lagi, ini cara cek Penerima bantuan Rp 600 ribu lewat login kemnaker.go.id/bsu.ketenagakerjaan.go.id. 

Namun, apabila data yang dimasukkan belum termasuk calon penerima BSU, notifikasi yang muncul akan seperti ini:

"Mohon maaf, Anda belum termasuk dalam kriteria calon penerima Bantuan Subsidi Upah (BSU) sesuai Permenaker Nomor 10 Tahun 2022."

Terjawab Kenapa BSU Masih Validasi

Penasaran kenapa BSU masih validasi? simak penjelasan dan login bsu.bpjsketenagakerjaan.go.id untuk cek penerima BSU tahap 2/tahap 1.

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah menyalurkan bantuan sosial berupa bantuan subsidi upah atau BSU 2022 sebesar Rp600.000 kepada para pekerja atau buruh yang terdampak.

Penyaluran tahap pertama bantuan sebesar Rp600.000 ini melalui Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara yaitu Mandiri, BRI, BNI, dan BTN, Senin (12/9/2022) kemarin.

Namun, masih didapati sejumlah buruh atau pekerja yang belum menerima BSU 2022. Dalam portal BPJS Ketenagakerjaan, muncul notifikasi terkait data yang masih dalam proses validasi.

"Data Anda masih dalam proses validasi sesuai Permenaker Nomor 10 Tahun 2022," tulis notifikasi tersebut disertai ikon berwarna kuning.

Diketahui seperti dilansir Kompas.com, Permenaker yang disebutkan dalam pemberitahuan tersebut merupakan peraturan tentang pedoman pemberian bantuan pemerintah berupa subsidi gaji atau upah bagi pekerja atau buruh.

Sehingga bagi pekerja atau buruh yang tak sesuai kriteria dalam Permenaker tersebut maka bantuan BSU 2022 tak bisa dicairkan.

Kemnaker menyebutkan tiga alasan BSU 2022 belum juga cair ke rekening pekerja atau buruh.

- Tidak memenuhi persyaratan.

- Sudah menerima bantuan lainnya (Kartu Prakerja, BPUM, dan PKH).

- Data rekening duplikasi, tutup, pasif, tidak valid, dibekukan, tidak sesuai dengan NIK, atau tidak terdaftar.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved