Berita Nasional Terkini

Penjelasan Puan Maharani Soal Dewan Kolonel dan Dewan Kopral, Sebut Nama Ketum PDIP: Megawati

Penjelasan Puan Maharani soal Dewan Kolonel dan Dewan Kopral, sebut nama Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri.

TRIBUNNEWS.COM
Puan Maharani - Penjelasan Puan Maharani soal Dewan Kolonel dan Dewan Kopral, sebut nama Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri. 

TRIBUNKALTIM.CO - Simak informasi seputar bursa capres di Pilpres 2024.

Sosok Puan Maharani jadi satu-satunya wanita yang digadang-gadang berkontestasi di Pilpres 2024.

Putri Megawati itu mendapat dukungan dari kader PDIP yang menyebut diri mereka Dewan Kolonel.

Usai munculnya Dewan Kolonel, barisan politik Ganjar Pranowo pun tak mau kalah.

Mereka membentuk juga Dewan Kopral untuk memuluskan cita-cita Ganjar Pranowo menuju Pilpres 2-24.

Simak penjelasan Puan Maharani soal Dewan Kolonel dan Dewan Kopral.

Ya, Puan Maharani menyebut nama Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri saat dimintai tanggapan terkait Dewan Kolonel dan Dewan Kopral.

Selengkapnya ada dalam artikel ini.

Baca juga: BLAK-BLAKAN Soal Kriteria Cawapres Jika Jadi Capres 2024, Puan Maharani: Ibarat Seperti Mau Menikah

Ketua DPP PDIP Puan Maharani merespons munculnya 'Dewan Kolonel' yang mendukungnya, yang disusul dengan adanya 'Dewan Kopral' pendukung Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Puan menyebutkan baik 'Dewan Kolonel' maupun' Dewan Kopral' hanyalah sebuah nama.

Ketua DPR RI ini pun meminta seluruh kader partainya dapat menjalankan instruksi Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.

Pernyataan tersebut disampaikannya dalam agenda pertemuan bersama Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Minggu (25/9/2022).

"Tanggapannya saya minta seluruh struktur, simpatisan kemudian legislatif semua fraksi dan eksekutif sesuai instruksi ibu ketua umum," kata Puan .

Adapun instruksi Megawati yang dimaksud yakni seluruh kader PDIP diminta untuk turun ke lapangan menyerap aspirasi rakyat.

"Kita semua harus turun ke lapangan bertemu dengan rakyat kemudian bagaimana menyambangi rakyat dan menangkap aspirasi rakyat," tegasnya.

Baca juga: Puan Maharani Aminkan Doa Ketum PKB jadi Wakil Presiden, Cak Imin: Saya Minimal jadi Wakil Presiden

Mantan Menko PMK menegaskan baik 'Dewan Kolonel' maupun 'Dewan Kopral' hanya sebatas nama. Lagi-lagi dia mengingatkan seluruh kader untuk bekerja merebut hati rakyat.

"Apa pun bentuk dan namanya, itu hanya nama dan bentukan, yang pasti kita bekerja ke lapangan merebut hati rakyat, semua parpol pasti maunya semua menang pemilu," jelasnya.

"Karenanya tugas dari struktur simpatisan dan anggota, yuk kita turun ke bawah dan merebut hati rakyat."

Sementara disinggung terkait calon presiden (Capres) dari PDIP, Puan menuturkan yang memiliki wewenang mengumumkan sosok tersebut hanya Megawati.

Untuk itu, dia mengingatkan semua kader untuk taat dan tunduk dengan keputusan Megawati.

"Ya kan kalau di PDIP nunggu Bu Mega, jadi tanya saja terkait nama-namanya. Jadi kita taat dan tunduk apa dari keputusan dari bu Mega," tuturnya. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved