Berita Internasional Terkini

Soroti Kampanye Aneh Melawan Rusia, Cina dan India Serukan Jalan Keluar untuk Konflik di Ukraina

Rusia menyatakan bahwa PBB dan Barat telah melakukan kampanye aneh hingga Cina dan India serukan jalan keluar untuk konflik di Ukraina.

ecfr.eu
Rusia menyatakan bahwa PBB dan Barat telah melakukan kampanye aneh hingga Cina dan India serukan jalan keluar untuk konflik di Ukraina. 

TRIBUNKALTIM.CO - Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov menyebut adanya kampanye aneh dalam melawan Rusia, imbas dari invasinya di Ukraina.

Pasalnya setelah seminggu ini, PBB dan Barat mengadakan pertemuan umumnya untuk mendiskusikan sanksi berikutnya yang ditujukan kepada Rusia yang masih bersikukuh dalam meluncurkan serangan brutal di Ukraina.

Hingga Cina dan India menyerukan jalan keluar atas konflik Rusia dan Ukraina untuk menjaga agar krisis tidak meluas dan mempengaruhi negara-negara berkembang.

Sebagaimana dilansir dari aljazeera, pada Sabtu (24/9/2022), Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov menyampaikan teguran berapi-api di negara-negara Barat untuk apa yang disebutnya kampanye aneh melawan Rusia.

Tetapi tidak ada negara besar yang bersatu di belakang Rusia, termasuk China, yang hanya beberapa hari sebelum invasi Februari ke Ukraina menjanjikan ikatan yang tidak dapat dipatahkan dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Menteri Luar Negeri China, Wang Yi meminta Rusia dan Ukraina untuk menjaga agar krisis tidak meluas dan mempengaruhi negara-negara berkembang.

"China mendukung semua upaya yang kondusif untuk penyelesaian damai krisis Ukraina.

Prioritas mendesak adalah memfasilitasi pembicaraan untuk perdamaian.

Dan solusi mendasar adalah untuk mengatasi masalah keamanan yang sah dari semua pihak dan membangun arsitektur keamanan yang seimbang, efektif, dan berkelanjutan," ungkap Wang Yi dikutip dari aljazeera, Minggu (25/9/2022).

Selama kunjungannya ke PBB, Wang bertemu dengan Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba dalam pembicaraan pertama mereka sejak perang dimulai.

Awal bulan ini, Putin mengakui kekhawatiran China tentang Ukraina selama pertemuan dengan rekannya Xi Jinping.

India, tidak seperti China, memiliki hubungan yang hangat dengan Amerika Serikat tetapi memiliki hubungan bersejarah dengan Rusia, pemasok pertahanan tradisionalnya.

Dalam kesempatan lain, Menteri Luar Negeri India,  Subrahmanyam Jaishankar memberikan pernyataannya.

"Jawaban kami, setiap saat, lurus dan jujur, India berada di pihak perdamaian dan akan tetap teguh di sana,

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved