Video Viral

Dibalik Grup Wagner, Tentara Bayaran Rusia di Ukraina, Perang Suriah Hingga Afrika

Dibalik grup Wagner, tentara bayaran Rusia di Ukraina, pengalaman perang Suriah hingga Afrika

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Faizal Amir

TRIBUNKALTIM.CO - Siapa pendiri Grup Wagner, tentara bayaran kejam yang dikerahkan Rusia ke Ukraina akhirnya terungkap.

Dilansir dari Kompas.com, dia adalah seorang pengusaha Rusia bernama Yevgeny Prigozhin. Prigozhin merupakan sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin.

Sebagaimana dilansir dari Kantor berita AFP, Yevgeny Prigozhin mengeklaim pada Senin (26/9/2022) bahwa dia telah mendirikan Grup Wagner dan mengonfirmasi penyebarannya ke negara-negara di Amerika Latin dan Afrika.

Prigozhin mengatakan dalam sebuah pernyataan dari perusahaannya, bahwa dia mendirikan Grup Wagner untuk mengirim pejuang ke wilayah Donbass Ukraina pada 2014.

"Sejak saat itu, pada 1 Mei 2014, sekelompok patriot lahir, yang kemudian mendapatkan nama BTG Wagner," kata Prigozhin.

Prigozhin sebelumnya sempat membantah memiliki hubungan dengan Grup Wagner.

"Saya sendiri membersihkan senjata lama, menemukan rompi anti peluru dan menemukan spesialis yang dapat membantu saya dalam hal ini," jelas dia.
"Orang-orang ini, pahlawan yang membela rakyat Suriah, orang-orang lain dari negara-negara Arab, orang Afrika yang miskin, dan Amerika Latin telah menjadi pilar tanah air kami," ungkap Prigozhin.

Prigozhin kini berusia 61 tahun. Dia sendiri telah terkena sanksi Uni Eropa dan Amerika Serikat.

Selama bertahun-tahun, kelompok Wagner telah dicurigai memainkan peran dalam mewujudkan ambisi luar negeri Moskwa dengan Kremlin menyangkal hubungan apa pun.

Kehadiran Grup Wagner telah menjadi sorotan pada 2018. Saat itu surat kabar independen Novaya Gazeta melaporkan temuan beberapa pria berbahasa Rusia dalam video membunuh dan memutilasi seorang tahanan di Suriah yang ditengarahi sebagai pejuang Grup Wagner. (*)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved