Amalan dan Doa

Mandi Wajib atau Mandi Junub Menjadi Tidak Sah jika 2 Rukun Mandi Wajib ini Tidak Terpenuhi

Mandi Wajib atau Mandi Junub Menjadi Tidak Sah jika 2 Rukun Mandi Wajib Tidak terpenuhi

Editor: Nur Pratama
www.discovermoab.com
Ilustrasi wanita melakukan mandi wajib atau mandi Junub. 

TRIBUNKALTIM.CO - Mandi Wajib atau mandi junub menjadi tidak sah jika 2 rukun mandi wajib tidak terpenuhi.

Hadats besar terjadi di antaranya karena seseorang haid, nifas, hubungan suami istri dan keluar mani karena mimpi basah mereka harus mandi wajib atau mandi Junub.

Mereka yang berhadas besar wajib mandi wajib atau mandi junub sebelum melaksanakan ibadah seperti Solat, Tawaf dan menyentuh Al Quran.

Perbedaan mandi wajib dengan mandi biasa yang dikutip dari Kompas.com, adalah terletak pada

1. Niat

2. Rukunnya

wa ing kuntum junuban fattahharu

"Dan jika kamu junub maka mandilah." (Al-Ma’idah Ayat 6)

Baca juga: Bacaan Doa Agar Tetap Bersemangat Sepanjang Hari, Bisa Muslim Amalkan di Pagi Hari

Baca juga: 4 Bacaan Doa yang Bisa Diamalkan Istri, Diantaranya Doa Agar Suami Selalu Merindukan Istri

Mandi wajib (al ghuslu) atau junub adalah suatu bentuk membersihkan diri secara fisik dari hadas atau bentuk mensucikan diri dari hadas besar agar ibadah yang dilakukan seorang muslim atau muslimah bisa dianggap sah.

Mandi wajib dengan mengalirkan air ke sekujur tubuh ini haruslah disertai dengan niat. Diantaranya yaitu berdoa dengan niat,

Nawaitul ghusla liraf'il hadatsil akbar minal janabati fardlon lillahi ta'ala

"Dengan menyebut nama Allah aku niat mandi untuk menghilangkan hadas besar dari jinabah, fardlu karena Allah Ta'ala."

Agama Islam sangat memperhatikan soal kesucian, sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadist

Ath-thahuuru syatrul iimaan

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved