Video Viral

Putin Akui Kesalahan Mobilisasi Parsial Rusia, Warga Lansia dan Cacat Hadapi Ukraina

Vladimir Putin akui kesalahan mobilisasi parsial Rusia, warga lansia dan cacat dipanggil hadapi Ukraina

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio

TRIBUNKALTIM.CO - Rusia telah mengakui adanya kesalahan yang dibuat dalam upaya mobilisasi parsial.

Di tengah-tengah meningkatnya oposisi publik, Rusia menyebut akan memperbaiki kesalahan yang telah terjadi.

Dilansir dari Tribunnews.com, Presiden Rusia, Vladimir Putin mengumumkan mobilisasi parsial saat perang di Ukraina tengah memanas.

"Ada kasus-kasus ketika dekrit itu dilanggar," kata Juru Bicara Putin, Dmitry Peskov, dikutip dari BBC.

"Semua kesalahan akan diperbaiki," lanjutnya.

Beberapa laporan mengatakan orang-orang yang tidak memiliki pengalaman militer - atau yang terlalu tua atau cacat - dipanggil.

Baca juga: Gegara Terpecah, Eropa Tak Jadi Beri Sanksi pada Rusia, Putin Tepuk Tangan dan Siapkan Perang Nuklir

Baca juga: Perang Rusia Ukraina Makin Sengit, Putin Alami Kekalahan hingga Zelenskyy Rebut Kembali Wilayah

Sejumlah pakar militer di Barat dan Ukraina mengatakan, keputusan Putin untuk memanggil pasukan cadangan menunjukkan bahwa pasukan Rusia gagal di medan perang.

Sejak pengumuman mobilisasi, lebih dari 2.000 orang telah ditahan dalam protes di seluruh Rusia.

Peskov mengatakan, di beberapa daerah, "gubernur secara aktif bekerja untuk memperbaiki situasi".

Peskov juga mengatakan, dia tidak mengetahui keputusan untuk menutup perbatasan Rusia dan memberlakukan darurat militer di negara itu.

Sejak mobilisasi diumumkan, banyak pemuda Rusia berusaha meninggalkan negara itu.

Penerbangan keluar dari Rusia telah terjual habis dan mobil telah menumpuk di pos pemeriksaan perbatasan.

"Panik. Semua orang yang saya kenal panik," kata David, seorang warga Rusia, dikutip dari Al Jazeera.

"Kami lari dari rezim yang membunuh orang," lanjutnya.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved