Berita Nasional Terkini

Apa Itu Dewan Jenderal? Hoaks yang Jadi Pemicu Peristiwa G30S PKI, Bantahan Letjen Ahmad Yani

Apa itu Dewan Jenderal? Hoaks yang jadi pemicu peristiwa G30S PKI. Bantahan Letjen Ahmad Yani terkait isu Dewan Jenderal

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Sejumlah warga melihat beberapa tempat bersejarah di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Selasa (29/9/2015). Apa itu Dewan Jenderal? Hoaks yang jadi pemicu peristiwa G30S PKI. Bantahan Letjen Ahmad Yani terkait isu Dewan Jenderal 

TRIBUNKALTIM.CO - Apa itu Dewan Jenderal yang menjadi pemicu peristiwa G30S PKI?

Isu atau hoaks alias kabar burung yang beredar yakni ada sekelompok Jenderal yang kemudian disebut Dewan Jenderal yang hendak melakukan kudeta kepada Presiden Sukarno hingga terjadilah peristiwa G30S

Bagaimana peristiwa G30S terkait dengan PKI, seperti apa peristiwa kelam negeri ini? 

Isu atau hoaks adanya Dewan Jenderal ini diembuskan oleh Partai Komunis Indonesia ( PKI ).

Dikutip dari Jenderal TNI anumerta Basoeki Rachmat dan Supersemar (2008) karya Dasman Djamaluddin, sebelumnya PKI telah melancarkan isu bahwa Dewan Jenderal akan merebut kekuasaan dari Presiden Soekarno.

Menurut PKI, kudeta terhadap Presiden Sukarno dilakukan dengan memanfaatkan pengerahan pasukan dari daerah yang didatangkan ke Jakarta dalam rangka peringatan HUT ABRI pada 5 Oktober 1965.

Bantahan Letjen Ahmad Yani terkait Isu Dewan Jenderal 

Dikutip TribunKaltim.co dari kompas.com, isu mengenai adanya Dewan Jenderal dibantah oleh Menteri/Panglima Angkatan Darat Letjen Ahmad Yani seperti disebutkan dalam buku Malam Bencana 1965 dalam Belitan Krisis Nasional. 

Baca juga: Inilah 9 Pemain Film Pengkhianatan G30S/PKI yang Tayang Lagi Malam Ini

Menurut Ahmad Yani, kelompok ini sebenarnya bernama resmi Dewan Kepangkatan dan Jabatan Tinggi (Wanjakti) dan hanya berfungsi sebagai penasihat bagian kenaikan pangkat dan jabatan dalam Angkatan Darat.

Tugasnya adalah membahas kenaikan pangkat dan jabatan dari kolonel ke brigjen dan dari brigjen ke mayjen dan seterusnya.

Kabinet Dewan Jenderal 

Dikutip dari Harian Kompas, 9 Februari 2001, isu ini muncul dari kebocoran sebuah dokumen menyebut Dewan Jenderal sedang bersiap melakukan kudeta pada 5 Oktober 1965 di kalangan PKI.

Disebutkan bahwa anggota Dewan Jenderal terdiri dari 25 orang.

Penggerak utamanya adalah Mayjen S Parman, Mayjen MT Haryono, Brigjen Sutoyo Siswomihardjo, dan Brigjen Soekendro.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved