Berita Kukar Terkini

Peringatan HUT ke-240 Tenggarong, Bupati Edi Damansyah Ziarah ke Makam Para Sultan Kutai

Salah satu agenda tetap memperingati hari jadi Kota Tenggarong adalah ziarah ke makam para sultan Kutai Kartanegara (Kukar).

TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI
Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah ziarah ke makam Sultan Aji Imbut di Komplek pemakaman raja-raja Kutai Kartanegara di Museum Mulawarman, Rabu (28/9/2022). TRIBUNKALTIM.CO/MIFTAH AULIA ANGGRAINI 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Salah satu agenda tetap memperingati hari jadi Kota Tenggarong adalah ziarah ke makam para sultan Kutai Kartanegara (Kukar).

Begitu pula pada peringatan hari jadi Kota Raja ke-240 yang dirayakan pada hari ini, Rabu 28 September 2022.

Para kerabat kerajaan, Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasid berziarah ke makam Sultan Aji Imbut, pendiri "Kota Raja" Tenggarong.

Ziarah makam Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke-15 yang bergelar Aji Muhammad Muslihuddin ini dilakukan di pemakaman kesultanan di area Museum Mulawarman.

Usai memanjatkan doa, salah satu prosesi ziarah yang dilakukan adalah peletakan bunga lompo.

Baca juga: PT Pertamina Hulu Sanga Sanga Ucapkan Selamat Hari Jadi Kota Tenggarong

Rangkaian bunga berbentuk persegi panjang yang terbuat dari anyaman pandan yang dihiasi beraneka bunga ini ditaruh di atas pusara Sultan Aji Imbut.

"Ziarah ke makam para raja Kutai terdahulu adalah sebuah tradisi yang mesti dilestarikan. Sebab, ada begitu banyak makna positif yang didapat," ujar Edi Damansyah.

Diketahui, 240 tahun silam atau pada tahun 1782, Aji Imbut telah memindahkan ibukota Kesultanan Kutai dari Pemarangan ke Tepian Pandan.

Kemudian wilayah itu disebut Tangga Arung atau rumah para raja. Hal ini tentu menggoreskan tinta emas perjalanan kota raja.

Tangga Arung tumbuh dan berkembang seiring perjalanan sejarah, sehingga penduduknya hidup dan berkarya di kota yang kini telah bernama Tenggarong.

Peringatan HUT ke-240 ini pun harus menjadi perhatian serta menjadi catatan bagi semua pihak untuk mengevaluasi apa yang telah dilakukan untuk membangun Kukar.

Baca juga: Perputaran Uang di Festival Kota Raja Kukar Capai Ratusan Juta Rupiah, UMKM Raup Untung Besar

Mengingat, berbagai tantangan, harapan dan rintangan tentu memerlukan jawaban. Pemrintah perlu dukungan semua pihak, termasuk Kesultanan.

"Banyak hal yang masih menjadi pekerjaan rumah. Kita akan wujudkan kota yang berbudaya, mewujudkan simbolnya, ramah, aman, dan tertib, sedang kita lakukan saat ini," kata Edi.

Sementara itu dalam sambutannya, Sultan Kutai Kartanegara Aji Muhammad Arifin melalui Raden Heriansyah juga meminta seluruh masyarakat, menjaga kedamaian agar proses pembangunan Tenggarong berjalan baik. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved