Ibu Kota Negara

Andi Harun Ingin Pembangunan IKN Nusantara di Kaltim Tidak Seperti DKI Jakarta

Contoh pembangunan infrastruktur, tahun ini, Walikota Andi Harun dengar-dengar infonya infrastruktur sudah dibangun di IKN Nusantara

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA
Walikota Samarinda Andi Harun berharap pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara tidak mengabaikan daerah penyangga di sekitarnya. TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Kalimantan Timur telah dipilih pemerintah pusat untuk jadi wilayah Ibu Kota Negara Republik Indonesia menggantikan Kota Jakarta

Hal itu disampaikan secara langsung oleh Presiden Jokowi, dengan pertimbangan yang berbagai aspek, satu di antaranya adalabh secara ilmiah dan kajian keilmuan.   

Kebijakan itu pun mendapat tanggapan dari Andi Harun yang kini menjabat sebagai Walikota Samarinda

Kota Samarinda sendiri bisa dibilang dekat dengan kawasan Ibu Kota Negara Indonesia yang lokasi persisnya di Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara. 

Baca juga: Pasarkan Ibu Kota Negara Akan Libatkan 3 Investasi Besar

Tidak heran kemudian Kota Samarinda dinilai sebagai penyangganya Ibu Kota Negara.  

Wali Kota Samarinda Andi Harun berharap pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara tidak mengabaikan daerah penyangga di sekitarnya.

Dia ingin IKN bisa tumbuh bersama dengan daerah penyangga, seperti Kota Samarinda, Kota Balikpapan, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) dan Kabupaten Kutai Kertanegara.

Posisi Samarinda sebagai daerah yang berjarak kurang lebih 40 Km dari KIPP atau kawasan inti pusat pemeritahan IKN, itu yang sekarang dibangun.

"Semangatnya kita ingin tumbuh bersama dengan IKN,” katanya saat berkunjung ke Kantor Kompas.com, Rabu (28/9/2022).

Baca juga: Progres Terkini Pembangunan IKN Nusantara, Bendungan, Land Clearing, Rumah Pekerja

Dia juga mengingatkan agar pembangunan IKN Nusantara tidak seperti di DKI Jakarta.

Menurutnya pembangunan daerah penyangga tidak dilakukan secara pararel.

“Kalau bisa kita tidak mengulangi lagi bagaimana membangun DKI sebagai ibu kota yang lama. Belakangan baru dibangun Bekasinya, Tangerangnya. Tapi harus sama-sama,” kata dia.

Walikota Andi Harun mengaku telah menyampaikan hal ini kepada Bappenas dan Otoritas Ibu Kota Negara agar pembangunan IKN Nusantara selaras dengan daerah penyangga.

“Saya kita kalau ini bisa dilakukan secara pararel, Indonesia tidak hanya akan memiliki IKN yang sangat modern dan hijau. Tapi juga daerah-daerah penyangga di sekitar IKN juga sama,” ungkapnya.

Baca juga: IKN Nusantara Mulai Dibangun, Rp 300 Triliun Aset di Jakarta Dipindahtangankan

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved