Ibu Kota Negara

Andi Harun Ingin Pembangunan IKN Nusantara di Kaltim Tidak Seperti DKI Jakarta

Contoh pembangunan infrastruktur, tahun ini, Walikota Andi Harun dengar-dengar infonya infrastruktur sudah dibangun di IKN Nusantara

Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA
Walikota Samarinda Andi Harun berharap pembangunan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara tidak mengabaikan daerah penyangga di sekitarnya. TRIBUNKALTIM.CO/SARIKATUNNISA 

Dia mencotohkan dalam pembangunan air bersih di IKN yang bisa diminum langsung dari keran.

Menurutnya hal tersebut juga harus dibangun di daerah penyangga.

Jangan sampai di IKN Nusantara, konon airnya bisa diminum dari keran.

"Tiba-tiba orang nyeberang ke Balikpapan ke Samarinda ternyata kondisi airnya seperti ini,” ujar dia.

ILUSTRASI Gerbang masuk ke titik nol IKN Nusantara. Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia bukan main-main, pemerintah pusat serius mengubah lokasi Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara dari Jakarta ke Kalimantan Timur.
ILUSTRASI Gerbang masuk ke titik nol IKN Nusantara. Pemindahan Ibu Kota Negara Indonesia bukan main-main, pemerintah pusat serius mengubah lokasi Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara dari Jakarta ke Kalimantan Timur. (TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO)

“Jadi kalau air bersihnya IKN itu bisa langsung diminum, harusnya Balikpapan, Samarinda, PPU dan Kutai Kertaegara juga sama. Tumbuh bersama IKN,” katanya.

Termasuk dalam hal membangun infrastruktur lainnya juga harus dilakukan bersamaan di daerah penyangga.

Baca juga: Menteri LHK Jamin Hutan Kaltim Hijau Kembali dengan Pembangunan IKN Nusantara

Contoh pembangunan infrastruktur, tahun ini, Walikota Andi Harun dengar-dengar infonya infrastruktur sudah dibangun di IKN Nusantara.

"Kita jangan nunggu IKNnya selesai baru Samarinda dibangun, baru Balikpapan, PPU dibangun. Harusnya pararel agar kita tidak ketinggalan. Ya mudah-mudahan ini terus menjadi semangat pembangunan IKN,” pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wali Kota Samarinda Harap IKN dan Daerah Penyangga Bisa Tumbuh Bersama."

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Kompas.com
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved