Video Viral

Zelensky Gelar Rapat Darurat Keamanan Usai 4 Wilayahnya Resmi Dicaplok Rusia

Volodymyr Zelensky gelar rapat darurat keamanan usai 4 wilayahnya resmi dicaplok Rusia

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Sandrio

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan menggelar rapat darurat keamanan tingkat tinggi pada Jumat (30/9/2022).

Dilansir dari Kompas.com, rapat darurat tersebut kemungkinan akan menyusun keputusan dasar usai pengumuman Rusia yang hendak mencaplok empat wilayah Ukraina.

Kantor Zelensky mengatakan, Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional akan bertemu pada Jumat, sebagaimana dilansir Reuters.

Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional terdiri atas Panglima Angkatan Bersenjata Ukraina, Menteri Pertahanan Ukraina, Menteri Luar Negeri Ukraina, Perdana Menteri Ukraina, dan Kepala Dinas Keamanan Ukraina.

Dewan ini bertugas bekerja dengan presiden dalam mengembangkan dan mengoordinasikan kebijakan keamanan nasional.

Sekretaris Dewan Keamanan dan Pertahanan Nasional Oleksiy Danilov mengatakan, dia meyakini bahwa keputusan mendasar bagi negara akan diambil dalam pertemuan itu.

Baca juga: 4 Wilayah Ukraina Resmi Gabung Rusia, Joe Biden Janji Terus Pasok Senjata Zelensky

Baca juga: Akankah Rusia Sukses Mencaplok Wilayah Ukraina? Peringatan Sekjen PBB saat Putin Membuat Keputusan

Hal itu disampaikan Danilov kepada stasiun televisi 1+1.

Namun, dia tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Sebelumnya, Presiden Rusia Vladimir Putin mengakui kemerdekaan dua wilayah Ukraina.

Keduanya yakni Zaporizhzhia dan Kherson.

Putin telah menandatangani dekrit berisikan pengakuan atas kemerdekaan dua wilayah Ukraina yang diduduki Rusia tersebut pada Kamis (29/9/2022) malam.

Dekrit ini diteken Putin saat Rusia bersiap untuk meresmikan pencaplokan kedua wilayah tersebut, bersama dengan Donetsk dan Luhansk pada Jumat (30/9/2022).

Pencaplokan yang akan dilakukan Rusia didasarkan pada hasil referendum di empat wilayah Ukraina yang tidak diakui Kyiv dan Barat.

Zelensky berulangkali menyebut bahwa referendum di empat wilayah Ukraina itu adalah ilegal.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved