Berita Kukar Terkini

Melanggar Titah Sultan Kutai Kartanegara Bakal Disanksi Adat, Ini Tata Krama Belimbur Erau 2022

Belimbur, sebagai rangkaian Pesta Erau Adat Pelas Benua 2022 dijadwalkan berlangsung pada, Minggu 2 Oktober 2022

Penulis: Miftah Aulia Anggraini | Editor: Budi Susilo
HO/PEMKAB KUKAR
Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Adji Muhammad Arifin pun telah mengeluarkan titahnya pada tanggal 29 September 2022, terkait tata krama Belimbur. 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Belimbur, sebagai rangkaian Pesta Erau Adat Pelas Benua 2022 dijadwalkan berlangsung pada, Minggu 2 Oktober 2022.

Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI Adji Muhammad Arifin pun telah mengeluarkan titahnya pada tanggal 29 September 2022, terkait tata krama Belimbur.

Bagi yang melanggar titah Sultan Kutai Kartanegara, akan dikenakan sanksi hukum adat berdasarkan hasil mufakat Majelis tata nilai adat Kesultanan Kutai Kartanegera Ing Martadipura.

Pihak Kesultanan Kutai Kartanegara tentu akan membuka apa pelanggaran yang sudah dilakukan. Sesuai dengan Undang-undang Panji Selaten dan Beraja Niti.

Baca juga: Sultan Kukar dan Tokoh Adat Imbau Masyarakat Dukung Pembangunan IKN

Selain mendapat sanksi adat, akan diberlakukan juga sanksi hukum positif Undang-undang Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

"Titah ini mulai berlaku sejak tanggal ditetapkan," ujar Sultan Kutai Kartanegara XXI Adji Muhammad Arifin.

Dikutip TribunKaltim.co dari salinan titah Sultan Kutai Kartanegara XXI Adji Muhammad Arifin, ada sejumlah titah Sultan yang ditujukan bagi seluruh masyarakat.

Dalam Belimbur, Sultan Kutai Kartanegara tegas melarang masyarakat menggunakan air kotor hingga melakukan pelecehan seksual.

Sementara itu, Kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara, Raden Heriansyah menegaskan, jika ada yang melanggar titah sultan maka akan ada konsekuensi hukumnya.

Baca juga: Serahkan Bantuan, Sultan Kukar Ing Martadipura Sempat Lontarkan Candaan Kepada Petugas Medis

“Kami sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk bersinergi agar prosesi adat Erau tidak dinodai dan menciderai adat dan pelecehan seksual,” tutup Raden Heriansyah.

Berikut Tata Krama belimbur Erau Adat Pelas Benua Tahun 2022 Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura :

1. Lokasi belimbur dari kepala benua sampai buntut benua Kecamatan Tenggarong (Tanah Habang Mangkurawang sampai dengan Pal.4 Jalan Wolter Monginsidi)
2. Waktu pelaksanaan belimbur dimulai Jam 11.00 Wita s.d 14.00 Wita
3. Belimbur dengan menggunakan penadah air (gayung) dan mengguyur menggunakan air Sungai Mahakam dan Air Bersih yang disediakan di dalam drum di sepanjang jalan yang telah ditentukan.
4. Dalam belimbur dilarang menggunakan air kotor dan air najis.
5. Dilarang Belimbur menggunakan air yang dimasukkan kedalam plastik dan dilempar,
6. Dalam melakukan belimbur dilarang menggunakan mesin pompa air yang disemprotkan secara langsung kepada masyarakat.
7. Dalam melakukan belimbur dilarang melakukan pelecehan seksual.
8. Dalam belimbur/menyiram dilarang kepada :
- Lansia
- Ibu Hamil
- Anak – anak balita

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved