Berita Kutim Terkini

Ekstrakurikuler Pramuka Wajib di Sekolah Dasar dan Menengah di Kutai Timur

Pendidikan kepramukaan yang berkaitan dengan minat dan bakat pelajar harus terus diajarkan dalam ekstrakurikuler di setiap sekolah

Penulis: Syifaul Mirfaqo | Editor: Budi Susilo
TRIBUNKALTIM.CO/SYIFAUL MIRFAQO
Pertunjukkan tari semapur oleh adik-adik dan kakak pramuka Kabupaten Kutai Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Pendidikan kepramukaan yang berkaitan dengan minat dan bakat pelajar harus terus diajarkan dalam ekstrakurikuler di setiap sekolah di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Provinsi Kalimantan Timur.

Pendidikan kepramukaan juga berkesesuaian dengan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar, yang mana peserta didik berkesempatan mempelajari ilmu yang condong pada pengembangan kemampuan diri.

Oleh karenanya, sekolah harus membentuk gugus depan (Gudep) Pramuka untuk mendukung pelaksanaan kegiatan kepramukaan.

Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kutim, Irma Yuwinda menyebut bahwa Pramuka menjadi satu ekstrakulikuler wajib yang mana Kepala Sekolah berperan sebagai Majelis Pembimbing Gudep (Mabigus).

Baca juga: Hari Pramuka ke 61 di Kutai Timur, Diisi dengan Menari Bersama

“Karena itu, Dinas Pendidikan Kutim melalui pendidikan dasar, pendidikan tingkat SMP hingga SMA kegiatan kepramukaan telah dimasukan sebagai salah satu minat dan bakat masing-masing satuan pendidikan," ujarnya pada TribunKaltim.co.

Mabigus diharapkan bisa memahami bagaimana pelaksanaan kepramukaan di masing-masing sekolah.

Menurutnya, kegiatan ekstrakurikuler bisa masuk di jam pelajaran tertentu dan bisa juga dilaksanakan secara berkelompok pada hari-hari tertentu, misal, setiap hari Sabtu.

Melalui kepramukaan, ke depan peserta didik tidak hanya sekedar memakai pakaian pramuka, tetapi betul-betul diberikan pendidikan dasar kepramukaan.

Baca juga: 10 Pantun Menarik Tentang HUT Pramuka Besok, Cocok Diposting di Status WhatsApp dan Media Sosial

Melalui pendidikan dasar tersebut, diharapkan siswa di masing-masing sekolah dapat memahami dasa dharma Pramuka.

Dengan kegiatan tersebut diharapkan para siswa diberikan waktu dan tempat serta ruang untuk menyalurkan aspirasi dan kemampuan mereka dengan tujuan untuk kemandirian profil pelajar pancasila yang bersinergis dengan kepramukaan.

“Dengan begitu mereka bisa menyalurkan kreativitas dan bakatnya di kepramukaan. Karena dalam kepramukaan, semua aspek pendidikan diberikan, bahkan langsung diimplementasikan,” ujarnya.

Sejauh ini, pelaksanaan kegiatan pramuka di sekolah dasar dan menengah di Kutim sudah berjalan dengan baik.

Baca juga: Gerakan Pramuka Kwarcab Samarinda Bersihkan Sampah di Sungai Karang Asam

Dari kegiatan tersebut, diharapkan peserta didik dapat menjadi pelajar yang beriman dan bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Juga mandiri, inovasi, kreatif, terbebas dari pergaulan yang menyimpang dari norma-norma susila dan sosial di lingkungan masing-masing. (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved