Berita Kubar Terkini

Personel Polres Kubar Gelar Salat Ghaib untuk Para Korban Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang

Kabar duka kembali menyelimuti dunia olahraga sepakbola di tanah air Indonesia

Penulis: Zainul | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL
Para personel Polres Kutai Barat terlihat kompak dam khusyuk menggelar shalat ghaib untuk mendoakan para korban tragedi sepakbola yang terjadi di stadion Kanjuran Malang pada Sabtu malam kemarin.TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL 

TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR- Kabar duka kembali menyelimuti dunia olahraga sepakbola di tanah air Indonesia.

Dimana ratusan nyawa suporter termasuk petugas kepolisian melayang usai laga pertandingan antara Persebaya  VS Arema FC di stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur pada Sabtu malam kemarin (1/10). 

Tragedi pahit ini pun mengundang perhatian berbagai kalangan, bahkan  jajaran kepolisian di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) juga turut berbela sungkawa dan berharap tragedi tersebut menjadi tragedi yang terakhir kali terjadi.

Sebagai bentuk belasungkawa, para personel Polres Kutai Barat menggelar shalat ghaib guna mendoakan para korban tragedi di stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang itu.

Baca juga: Belajar dari Tragedi Kanjuruhan, Bahayanya Hirup Gas Air Mata, Penjelasan Dokter Paru

Baca juga: Daftar Korban Kanjuruhan Bertambah! Update Nama Korban Arema vs Persebaya dan Jumlah yang Meninggal

Baca juga: Pasca Tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang, Polres Berau Gelar Salat Gaib


 Sholat Goib dan do’a bersama ini dilaksanakan di Mushola Darul Khoirod Mako Polres Kutai Barat serta dihadiri para PJU hingga ASN yang beragama Islam.

"Shalat ghaib dan doa bersama ini sebagai wujud kepedulian kepada ratusan korban yang meninggal dalam tragedi tersebut. 

Kami sengaja melaksanakan salat gaib bersama dengan tujuan untuk mendoakan para korban suporter Aremania yang meninggal dunia, semoga kejadian ini tidak terulang kembali dan kepada keluarga korban diberikan kesabaran dan ketabahan," ujar Kapolres Kubar AKBP Heri Rusyaman, Senin (3/10).

Dia berharap kejadian yang menimpa suporter dan korban lainnya di stadion Kanjuruhan Malang itu, tidak terulang lagi dimasa-masa yang akan datang. 

“Saya berdoa semoga arwah para korban suporter Arema diterima di sisi Allah Subhanawataala dan kejadian ini cukup berhenti disini," harapnya.

Baca juga: Prihatin Atas Tragedi Kanjuruhan Malang, Jakariya Sebut Potensi Berdampak ke Porprov Kaltim 2022

Setelah salat gaib selesai  dilaksanakan, tak lupa mereka memanjatkan doa bersama untuk para korban orang meneteskan air matanya lantaran keprihatiannya atas kejadian yang menimpa para suporter Arema yang meninggal dunia.(*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved