Amalan dan Doa

Ini Poin Penting dalam Melakukan Mandi Wajib atau Mandi Junub Menurut Ustadz Abdul Somad

Ini Poin Penting dalam Melakukan Mandi Wajib atau Mandi Junub Menurut Ustadz Abdul Somad

Editor: Nur Pratama
Instagram @ustadzabdulsomad_official
Potret Ustadz Abdul Somad 

TRIBUNKALTIM.CO - Ini poin penting dalam melakukan mandi wajib atau mandi junub menurut Ustadz Abdul Somad.

Banyak orang mandi wajib asal diguyur saja.

Padahal ada tata cara mandi wajib diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Mandi junub atau mandi wajib ada aturan dan niat dibacakan sebelum membasahi tubuh.

Karena itu, umat muslim penting memperhatikan peraturan dalam menjalankan puasa misalnya mandi junub atau mandi wajib setelah sahur.

Diketahui mandi wajib adalah mandi yang dilakukan untuk menghilangkan hadast besar.

Baca juga: Ingin Dosa-dosa Diampuni Allah SWT, Ini Kumpulan 7 Doa yang Bisa Diamalkan Hari Senin Pagi

Baca juga: Agar Muslim Selamat Sampai Tujuan, Ini Doa saat Berkendara Melalui Darat, Laut hingga Udara

Bagaimana hukumnya mandi wajib setelah sahur atau masuk waktu subuh?

Ustadz Abdul Somad menjelaskan, Nabi Muhammad SAW pun pernah dalam situasi tersebut dan sang Istri Aisyah R.A memberikan pernyataannya melalui hadist.

"Kata Aisyah (istri nabi) setelah berhubungan ada dua yang dilakukan. Nabi mandi, kadang-kadang berwudhu. Tapi paling sering mandi, adakalanya berwudhu, wudhunya seperti wudhu shalat, kemudian nabi makan, Itu dalam keadaan junub puasanya sah," ujar Ustadz Abdul Somad dilansir Banjarmasinpost.co.id dari kanal youtube Kun Ma Alloh.

Kemudian Ustadz Abdul Somad melanjutkan, selain berwudhu yang paling bagus adalah mandi wajib lalu sahur.

Ustadz Abdul Somad pun menuturkan seluruh ulama sepakat bahwa orang yang junub ketika subuh itu puasanya sah.

"Yang tidak boleh itu setelah adzan subuh, baru dia berhubungan (menyebabkan dirinya dalam keadaan junub). Na'udzubillah, tidak boleh," ucap Ustadz Abdul Somad.

Ustadz Abdul Somad menekankan, jika seseorang yang tengah menjalankan puasa Ramadhan bangun dalam keadaan junub setelah subuh, maka puasanya bisa tetap sah dilanjutkan ketika sudah mandi junub.

Lalu, ketika dalam keadaan junub, tidak sempat mandi karena mendahulukan sahur karena akan puasa, maka setelah waktu subuh mandi junub, puasanya sah.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved