Berita Penajam Terkini

2.752 KPM di Penajam Paser Utara Terima Bantuan Sebesar Rp780 Ribu Dari Dinas Sosial

Dinas Sosial akan juga akan membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) imbas naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Penulis: Nita Rahayu | Editor: Aris
DOK.TRIBUNKALTIM.CO
Kepala Dinas Sosial Penajam Paser Utara, Bagenda Ali, (DOK.TRIBUNKALTIM.CO) 

TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dinas Sosial akan juga akan membagikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) imbas naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM).

Anggaran yang akan disalurkan kepada masyarakat kurang mampu yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yakni sebesar Rp2,1 miliar.

Hal itu seperti diungkapkan Kepala Dinas Sosial PPU Bagenda Ali, kepada TribunKaltim.co.

Kata dia, anggaran yang disalurkan tersebut merupakan kucuran anggaran dari pemerintah daerah, sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) nomor 134 tahun 2022 tentang belanja wajib dalam rangka penanganan inflasi.

Baca juga: Tembus 700 Kasus, Dinkes Penajam Paser Utara Aktifkan Pos Malaria Hutan

Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang terdata dalam DTKS, akan diberikan masing-masing uang tunai, melalui kantor pos.

"Itu dibagikan ke per desa atau kelurahan yang masuk dalam DTKS," ungkapnya pada Kamis (6/10/2022).

Penerima manfaat ini, kata Bagenda sebanyak 2.752 orang, dari seluruh kelurahan dan desa yang ada di Benuo Taka.

Masing-masing dari mereka akan menerima bantuan sebesar Rp260 ribu selama tiga bulan.

Baca juga: 3 Kecamatan di Penajam Paser Utara Zona Kuning Covid-19, Kamis 6 Oktober 2022

"Penerimanya sebanyak 2.752 KPM, mereka dapat Rp260 ribu dikalikan tiga bulan berarti Rp780 ribu. Nanti dibayar langsung sekalian," sambungnya.

Untuk penyalurannya sendiri, kata Bagenda diperkirakan pada pertengahan Oktober ini. Hal itu karena pihaknya masih melakukan pengecekan daftar penerima, untuk memastikan tidak ada yang ganda.

"Daftar penerimanya masih di cek biar tidak ganda," pungkasnya.

Baca juga: Bagaimana Cuaca Hari Ini Penajam Paser Utara, Kamis 6 Oktober 2022, akan Berawan dan Hujan

Sebelumnya diketahui, Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menggelontorkan Rp12,4 miliar atau 2 persen dari dana transfer untuk bantuan kepada masyarakat kurang mampu, setelah kebijakan kenaikan harga BBM oleh pemerintah pusat beberapa waktu lalu.

Beberapa sasaran penerimanya yakni KPM yang terdaftar dalam DTKS, pelaku UMKM, nelayan, dan lainnya. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved