Berita Berau Terkini

Infrastruktur Jadi Fokus Pembangunan, Pemkab Paser Gelontorkan Anggaran Rp61 Miliar Lebih di APBD-P

Permasalahan infrastruktur utamanya jalan menjadi fokus perhatian pemerintah dalam membangun Kabupaten Paser

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM
Bupati Paser Fahmi Fadli saat meninjau jalan rusak di salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Paser, Kalimantan Timur.TRIBUNKALTIM.CO/SYAIFULLAH IBRAHIM 

TRIBUNKALTIM.CO,TANA PASER- Permasalahan infrastruktur utamanya jalan menjadi fokus perhatian pemerintah dalam membangun Kabupaten Paser.

Hal tersebut terus dicanangkan oleh Bupati Paser Fahmi Fadli, guna mewujudkan visi Paser yang Maju Adil dan Sejahteta (MAS), Kamis (6/10/2022).

Fahmi menyampaikan, infrastruktur jalan merupakan menjadi pintu utama dalam melaksanakan pembangunan.

"Dengan infrastruktur yang baik maka akan berbanding lurus dengan peningkatan ekonomi masyarakat, dengan spirit Paser MAS mengurangi kesenjangan antar wilayah," jelasnya.

Baca juga: 11 Parpol di Kabupaten Paser Terima Bantuan Keuangan Rp 716 Juta

Baca juga: Cuaca Kabupaten Paser Hari Ini Rabu 5 Oktober 2022, Waspada Hujan Turun di Pagi dan Sore

Baca juga: DPRD Paser Tuding Ada Upaya Monopoli Galian C di Pasir Belengkong

Dukungan terhadap peningkatan infrastruktur jalan, juga terus diupayakan oleh pemerintah daerah.

Dibuktikan dengan digelontorkannya APBD Perubahan Tahun 2022 sebesar Rp61 miliar 750 juta.

"Pada tahun 2023, sudah dialokasikan dana sebesar Rp500 miliar untuk infrastruktur jalan," tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga PUTR Tri Evy Herman menyampaikan, alokasi dana tersebut guna mengerjakan peningkatan jalan pada lima tempat.

"Peningkatan jalan tersebut yaitu Simpang Pait-Tajur Kecamatan Long Ikis, Jalan Modang-Pasir Mayang Kecamatan Kuaro, Jalan Simpang Batu-Laburan Baru Kecamatan Pasir Belengkong, Jalan Laburan-Lori Kecamatan Pasir Belengkong, dan Jalan Long Pinang-Bekoso Kecamatan Pasir Belengkong, semuanya konstruksi jalan rigid," jelas Evy.

Untuk saat ini, mengenai rancangan pengerjaan tersebut tengah dilakukan proses lelang.

"Paket pekerjaan itu saat ini sudah proses lelang, sekarang tengah proses evaluasi di LPSE," tambahnya.

Pada awalnya, paket pekerjaan itu akan di akomodir melalui rencana pinjaman daerah sebesar Rp600 miliar kepada pihak ke tiga.

Baca juga: Pemkab Paser Gelontorkan Bankeu buat 11 Parpol, PKB Terima Paling Banyak Rp 146 Juta

Namun rencana pinjaman daerah melalui pihak ketiga urung terjadi, dan pada akhirnya dibatalkan.

"Karena dibatalkan dan pada APBD-P bisa dilaksanakan meskipun tidak semuanya, sehingga selebihnya, pekerjaan peningkatan jalan akan diakomodir di APBD tahun 2023," tutup Evy (*)

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved