Berita Paser Terkini

Pastikan Penyaluran Tepat Sasaran, Inspektorat Paser Lakukan Pengawasan Penyaluran BLT DD

Guna memastikan penyaluran sesuai peraturan perundang-undangan dan tepat sasaran, Inspektorat Kabupaten Paser melakukan pengawasan penyaluran BLT DD.

Penulis: Syaifullah Ibrahim | Editor: Aris
HO
Inspektur Pembantu (Irban) saat melakukan pengawasan penyaluran Bantua Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) untuk triwulan ketiga. (HO) 

TRIBUNKALTIM.CO, TANA PASER - Guna memastikan penyaluran sesuai peraturan perundang-undangan dan tepat sasaran, Inspektorat Kabupaten Paser melakukan pengawasan penyaluran bantuan langsung tunai (BLT) dana desa (DD).

Saat ini, inspektur pembantu (Irban) melakukan pengawasan penyaluran BLT DD untuk triwulan ketiga, Kamis (6/10/2022).

Sekretaris Inspektorat Kabupaten Paser, Zuhairina menyampaikan pengawasan penyaluran BLT DD dilakukan Inspektorat menindaklanjuti arahan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Selain pengawasan dari Inspektorat, juga ada pengawasan dari BPK," terangnya.

Baca juga: 2.752 KPM di Penajam Paser Utara Terima Bantuan Sebesar Rp780 Ribu Dari Dinas Sosial

Dijelaskan, BLT DD wajib disalurkan setiap Pemerintah desa, dengan besaran 40 persen dari dana desa yang diberikan pemerintah pusat kepada warga tidak mampu.

Untuk pengawasan bantuan tersebut, Inspektorat memastikan penyalurannya tepat sasaran dan mengikuti ketentuan yang berlaku.

"Kami juga menanyakan kepada masyarakat penerima bantuan, apakah besaran bantuannya dengan jumlah yang semestinya," ujarnya.

Baca juga: Apdesi Paser Apresiasi Pemda Gelontorkan ADD Perubahan Capai Rp47,1 Miliar

Sementara itu, Kepala Desa Tapis Kecamatan Tanah Grogot Dody Ismanu mengatakan pihaknya telah menyalurkan dana desa di triwulan ketiga.

"Kami sudah salurkan BLT DD untuk triwulan ketiga kepada penerima sebanyak 80 orang," bebernya.

Dalam penyaluran BLT DD setiap warga tidak mampu di desanya menerima Rp300 ribu per bulan, yang disalurkan 3 bulan sekali dengan total penyaluran Rp900 ribu.

Baca juga: Infrastruktur Jadi Fokus Pembangunan, Pemkab Paser Gelontorkan Anggaran Rp61 Miliar Lebih di APBD-P

Aturan pengalokasian 40 persen dari anggaran dana desa untuk BLT tidak banyak dikeluhkan para kepala desa, karena anggaran tersisa tidak bisa digunakan untuk kegiatan lain.

"Kalau ada dana sisa dari 40 persen itu, artinya sisa dari 300 Juta itu, dikembalikan ke kas negara. Karena tidak bisa digunakan untuk pembangunan lain," tutup Dody. (*)

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved