Berita Mahulu Terkini

Setubuhi Anak di Bawah Umur, Kakek 60 Tahun di Mahakam Ulu Ditangkap Polisi

Apa yang dilakukan kakek ini bisa dikatakan tidak bermoral. Di usianya yang sudah 60 tahun, kakek berinisial MAT tega melakukan pelecehan seksual.

Penulis: Febriawan | Editor: Aris
TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIAWAN
MAT, Kakek berusia 60 tahun yang mencabuli anak di bawah umur di Mahulu telah diamankan Polisi. (TRIBUNKALTIM.CO/FEBRIAWAN) 

TRIBUNKALTIM.CO, UJOH BILANG - Apa yang dilakukan kakek ini bisa dikatakan tidak bermoral. Di usianya yang sudah 60 tahun, kakek berinisial MAT tega melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur. 

MAT, yang diduga sebagai pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur, ditangkap di Kampungnya di Kecamatan Long Apari, Mahakam Ulu pada Sabtu (8/10/2022) sekitar pukul 13.00 WITA.

Ps Kapolsek Long Apari Iptu Ruwadiantono, Minggu (9/10/2022) malam mengatakan, pelaku berinisial MAT (60) yang bermatapencaharian sebagai petani ini merupakan warga Kampung Long Penaneh.

Penangkapan MAT, berawal dari laporan Mariana Anyaq. Di mana dalam laporannya, disebutkan pelaku diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak gadis berusia 12 tahun. Sebut saja Bunga--bukan nama sebenarnya.

Baca juga: Penghargaan atas Kinerja yang Baik, Pemkab Mahulu Terima DID dari Kemenkeu

“Pelaku berinisial MAT sudah kita amankan, berdasarkan laporan warga. Sekarang pelaku sudah kita amankan di Mapolsek,” kata Kapolsek, pukul 22.00 WITA..

Ruwandiantono menjelaskan, kronologis kejadian bermula pada Jumat 30 September lalu. Saat itu, sekira pukul 01.00 Wita orang tua Bunga (12), mencari keberadaannya karena hingga dini hari tidak di rumah.

Usut punya usut, ternyata Bunga tidur di rumah Sg, anak dari terduga pelaku yang juga tidak jauh di rumah orang tuanya.

Baca juga: Wabup Apresiasi Digelarnya Turnamen Olahraga di Mahulu

Di rumah pelaku, MAT diduga melakukan persetubuhan dengan korban. Perbuatan tak senonoh ini dilakukan di atas loteng, ketika anak pelaku sedang tidur lelap.

Untuk melancarkan aksinya, pelaku mengancam korban dengan menggunakan senjata tajam jenis golok, tepatnya di leher korban. Di bawah ancaman pelaku, korban pun menurut melayaninya selayaknya hubungan suami istri. 

Pelaku mengancam korban, dengan mengatakan "Awas kamu jangan bilang siapa - siapa kalau sampai kamu ngomong ke orang akan golok Ini kena di Lehermu".

Tak hanya sekali, tindakan pelaku dilakukan berulang kali. Sesuai laporan, selama 4 malam berturut-turut pelaku menyetubuhi korban yang masih di bawah umur tersebut. Korban tidak berani menolak, karena dalam ancaman pelaku.

Baca juga: Pemkab Mahulu Makin Perkuat Ketahanan Pangan, Bupati Langsung Tindak Lanjuti Instruksi Presiden

Tindakan itu diketahui, ketika Bunga pulang dalam keadaan kesakitan. Korban mengeluh sakit di alat kelaminnya, kemudian orang tua korban membawa korban ke puskesmas setempat dan dilakukan pemeriksaan.

Oleh petugas kesehatan Puskesmas itu ditemukan terjadinya infeksi di alat kelamin korban. Pada saat ditanya oleh petugas kesehatan korban beralasan jatuh terkena kayu, akan tetapi petugas kesehatan mencari serpihan kayu di dalam kelamin tidak ditemukan. Sehingga petugas kesehatan mengajak keluarga korban berunding, karena kecurigaan adanya kekerasan seksual.

Saat orang tua korban menanyakan korban secara diam-diam dan lembut, akhirnya Bunga mengakui telah dilecehkan oleh MAT sambil menangis dan ketakutan. Lalu keluarga korban melaporkan kejadian pelecehan seksual ini ke Polsek Long Apari.

"Pelaku kita amankan di rumahnya tanpa ada perlawanan," kata Kapolsek. Atas perbuatannya, MAT dikenakan Pasal 82 ayat 1 UU Nomor 35 tahun 2014, tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun. (*).

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Join Grup Telegram Tribun Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/tribunkaltimcoupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved