Ekonomi dan Bisnis

Tumpuan Ekonomi Balikpapan Terkini, Tatap Ibu Kota Negara jadi Beranda IKN Nusantara

Mencuat soal bahasan Ibu Kota Negara Indonesia yang baru di Kalimantan Timur. Agenda pemindahan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara.

Penulis: Niken Dwi Sitoningrum | Editor: Budi Susilo
Twitter @ikn_id
ILUSTRASI Desain Ibu Kota Negara Republik Indonesia yang baru di Kalimantan Timur. Songsong IKN Nusantara, masyarakat Kota Balikpapan harus membenahi SDM untuk pengembangan ekonomi dan juga segala aspeknya harus digerakkan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan menggelar Diseminasi Dalam Rangka Kesiapan Pengembangan Ekonomi Kota Balikpapan Menuju Beranda Calon IKN pada Rabu (12/11/2022) di Hotel Grand Senyiur, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur

Mencuat soal bahasan Ibu Kota Negara Indonesia yang baru di Kalimantan Timur. Agenda pemindahan Ibu Kota Negara atau IKN Nusantara sudah di depan mata.

Kota Balikpapan yang akan menjadi kota penyangga atau beranda bagi IKN Nusantara ini juga perlu mempersiapkan diri.

Kegiatan diseminasi tersebut digelar dengan mengundang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM), pelaku di bidang perekonomian lainnya yang ada di Kota Balikpapan.

Baca juga: Pemetaan Kerjasama Belanda dan Kaltim dalam Kaitan Pemindahan Ibu Kota Negara RI

Juga ada perwakilan Pemerintah Kota Balikpapan yang diwakili oleh Doortje Marpaung selaku Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan serta narasumber berkompeten di bidang ekonomi, dalam hal ini yaitu guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang, Prof. Dr. Imam Mukhlis, SE, M.Si.

"Perekonomian Kota Balikpapan ini kan masih bertumpu pada industri pengolahan sumber daya alam. Nah, kita harus berpikir juga, karena potensi natural resources yang dimiliki Kaltim itu akan habis diperkirakan tahun 2040-an lah," terang Doortje.

Menurutnya, Kota Balikpapan memiliki keterbatasan yang dalam hal ini juga didukung oleh potensi pemasukan di bidang perekonomian yang beragam.

"Kita berharap perekonomian itu bisa di-trigger nantinya. Semisal dengan membangkitkan pelaku-pelaku usaha ekonomi kreatif dan lain-lain," terangnya.

Baca juga: Kaltim Dipilih Jadi Ibu Kota Negara, Minim Potensi Bencana Alam Jadi Salah Satu Pertimbangannya

Selain itu, Kota Balikpapan juga bisa mengoptimalkan diri untuk menjadi Kota MICE (Meeting, Incentive, Convention and Exhibition) dengan menyelenggarakan berbagai macam event.

"Hotel juga kan sudah banyak. Nah, itu kan perekonomian semua yang berkembang," jelasnya.

Walaupun masih belum optimal, MICE bisa didorong dengan diimbangi oleh upaya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang berkompeten dalam bidang tersebut dan bidang lainnya.

"Jangan sampai SDM kita ini kalah saing dengan 2 juta masyarakat yang akan datang ke wilayah kita," tukasnya.

Baca juga: Universitas Ini Ingin Bangun Desa Wisata Cerdas Juga Smart Farming di IKN Nusantara

"Harus dipersiapkan mulai dari sekarang ya, mulai dari kualitas anak sekolahnya, di lapangan kerjanya, link and matchnya. Semisal, IKN ini memerlukan SDM apa, maka kita persiapkan sesuai yang dibutuhkan," sambungnya.

Ia juga mengingatkan, dulunya Wali Kota Imdaad Hamid juga pernah mengusung tagline Balikpapan sebagai vocational city.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved