Sekali Terbang Bersama Lion Air Bisa Terkoneksi 13 Negara di 31 Kota Tujuan

Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group melayani rute penumpang internasional berjadwal (regular flight) dari Bandara Juanda.

Editor: Aris
Tribunnews.com/Jeprima
Ilustrasi. Sejumlah pesawat Lion Air terparkir di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (30/4/2020). Apakah harga tiket pesawat bakal naik lagi? Maskapai minta tarif batas dinaikkan lagi. Begini tanggapan Kemenhub terkait permintaan maskapai. (Tribunnews.com/Jeprima) 

TRIBUNKALTIM.CO - Lion Air (kode penerbangan JT) member of Lion Air Group melayani rute penumpang internasional berjadwal (regular flight) dari Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya di Sidoarjo, Jawa Timur (SUB) tujuan Bandar Udara Internasional Kuala Lumpur, Malaysia (KUL). Lion Air menjadwalkan terbang perdana mulai 19 Oktober 2022 dengan frekuensi 7x (tujuh kali) dalam seminggu atau 1x (satu kali) setiap hari pergi pulang (PP).

Rute internasional Surabaya – Kuala Lumpur – Surabaya diperkenalkan bersamaan momentum Hari Penerbangan Nasional (27 Oktober) sejalan mendukung kampanye “Menghubungkan Indonesia”, dipopularkan sebagai jejaring baru baru untuk akses transportasi udara lebih luas dan pilihan terbang semakin banyak, dalam rangka membawa turis mancanegara menuju berbagai kota tujuan menarik di Indonesia.

Surabaya menjadi salah satu penghubung (hub) untuk rute internasional dalam mempermudah mobilitas masyarakat, pebisnis dan pelancong (wisatawan) terutama dari dan menuju Indonesia bagian tengah. Penerbangan menuju Malaysia menjadi pilihan baru yang barasal dari Jawa Timur (Malang, Banyuwangi, Sumenep, Jember dan daerah lain), Yogyakarta, Solo, Semarang, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Palangkaraya dan kota lainnya.

Baca juga: UPDATE Syarat Naik Pesawat Oktober 2022, Cek Aturan Perjalanan Udara Lion Air, Citilink dan Garuda

Rute internasional Surabaya tujuan Kuala Lumpur menyediakan konektivitas lebih baik dengan melanjutkan  penerbangan (connecting flight) melalui KLIA terhubung jaringan Lion Air Group, yakni Batik Air (kode penerbangan OD), Batik Air Indonesia (kode penerbangan ID) serta Thai Lion Air (kode penerbangan SL) ke

1.      Asia Tenggara

·           Negara bagian Malaysia (Johor Bahru, Kota Kinabalu, Kuching, Labuan, Penang, Sandakan, Tawau, Langkawi serta kota tujuan lainnya);

·           Vietnam (Hanoi, Ho Chi Minh City); Singapura; Thailand (Phuket, Bangkok–Don Mueang); Kamboja (Phnom Penh); Myanmar (Yangon);

2.       Asia Selatan: India (New Delhi, Hyderabad, Tiruchirappalli, Kochi, Mumbai, Bengaluru dan Amritsar); Bangladesh (Dhaka); Nepal (Kathmandu); Pakistan (Lahore);

3.       China/ Tiongkok (Guangzhou, Hong Kong); Taiwan (Taipei-Taoyuan);

4.       Australia (Melbourne, Perth, Brisbane) dan kota-kota lainnya.

Baca juga: INFO Syarat Naik Pesawat dan Aturan Perjalanan Udara Oktober 2022, Cek Maskapai Lion Air dan Garuda

Bagi turis dari luar negeri (wisatawan mancanegara) transit Bandar Udara Internasional Juanda memiliki kesempatan untuk melanjutkan perjalanan menuju kota-kota di Indonesia, antara lain Ambon, Balikpapan, Banjarmasin, Batam, Berau, Denpasar, Jakarta–Soekarno-Hatta, Jakarta Halim Perdanakusuma, Kendari, Labuan Bajo, Kupang, Makassar, Manado, Lombok, Medan, Padang, Palangkaraya, Palu, Pontianak, Samarinda, Tarakan, Ternate, Yogyakarta, Bandung, Banyuwangi, Jember, Pangkalan Bun, Sampit, Timika, Jayapura, Sorong, Merauke dan kota-kota lainnya.

Penerbangan berjadwal internasional Lion Air Surabaya – Kuala Lumpur – Surabaya ini, akan memberikan nilai lebih. Pertama, dapat menyediakan pilihan baru terbang dari Indonesia ke Kuala Lumpur setelah dari Jakarta – Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang Banten (CGK), Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali (DPS) dan Bandar Udara Internasional Kualanamu di Deli Serdang, Sumatera Utara (KNO).

Kedua, mendukung pengembangan potensi daerah dan negara untuk produktivitas pebisnis, pelancong (wisatawan mancanegara) dan logistik berbagai negara yang terhubung dari Indonesia. Optimis, memperkuat daya saing potensi perdagangan, bisnis, kepariwisataan global yang lebih cepat dan tepat.

Baca juga: Syarat Naik Pesawat dan Aturan Perjalanan Udara Lion Air, Citilink dan Garuda Indonesia Oktober 2022

Ketiga, berkontribusi sebagai salah satu upaya percepatan pemulihan perekonomian secara regional (kedua negara) di kawasan Asia Tenggara dalam upaya membantu menggerakkan komoditas unggulan, peluang bisnis serta sektor yang lain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved