Berita Balikpapan Terkini

Emak-emak di Balikpapan Nekat Jual Pil Koplo, Polisi Sita 6.000 Butir

Satresnarkoba Polresta Balikpapan meringkus seorang wanita berinisial SU (28), warga Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, Balikpapan

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Satresnarkoba Polresta Balikpapan meringkus seorang wanita berinisial SU (28), warga Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, Balikpapan.TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO 

TRIBUNKALTIM.CO,BALIKPAPAN– Satresnarkoba Polresta Balikpapan meringkus seorang wanita berinisial SU (28), warga Kelurahan Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, Balikpapan.

Wanita yang berprofesi Ibu Rumah Tangga tersebut diringkus kepolisian akibat disangka mengedarkan obat keras jenis double L atau pil koplo tanpa izin.

Dimana belum lama ini dia berhasil dibekuk di kediamannya yang berlokasi di Jalan Pangeran Antasari, Sumber Rejo, Balikpapan Tengah, Balikpapan pada Senin (31/10/2022) lalu.

Pengungkapan aksi pengedar obat keras ilegal tersebut diutarakan oleh Kasat Resnarkoba Polresta Balikpapan, Kompol Roganda.

Baca juga: Pasangan tak Resmi di Nunukan Ditangkap, Polisi Amankan 3,7 Gram Sabu

Baca juga: Simpan Sabu dalam Wadah Krim Wajah, Seorang IRT di Paser Diciduk Polisi

Baca juga: Kedapatan Kantongi Sabu, Supir Angkutan Ikan di Berbas Pantai Diciduk Polres Bontang

Bermula dari laporan masyarakat bahwa kediaman SU sering menjadi lokasi transaksi ilegal obat keras pil koplo tersebut.

"Kemudian Tim Opsnal mendatangi kediaman tersangka dan menemukan barang bukti berupa sebuah kardus berwarna coklat berisikan enam buah botol putih pil koplo," ucap Roganda, Kamis (3/11/2022).

Dari enam botol itu, lanjut Roganda, Masing-masing berisi 1.000 butir. Sehingga akumulasi keseluruhan berjumlah 6.000 butir.

Singkat kata, saat SU diperiksa, ia mengakui bahwa obat keras tersebut didapat dari seseorang berinisial OM yang dikirim melalui jasa ekspedisi dari Jakarta.

Dimana dari OM, SU sudah bertransaksi sebanyak tiga kali dengan masing-masing senilai Rp 1 juta untuk dijual kembali.

Baca juga: Amankan 110,76 Gram 3 Paket Sabu, Polresta Balikpapan Ringkus Seorang Pengedar Narkoba

Roganda meneruskan, modus penjualannya dengan menunggu pembeli dan tidak diecer per butir.

"Dijual per botol Rp 1,1 juta. Sehingga tersangka mendapat keuntungan Rp 100 ribu per botol. Adapun pembelinya di wilayah Balikpapan," tandasnya.

Lanjut Roganda, SU dijerat Pasal 197 jo Pasal 106 dan Pasal 196 jo Pasal 98 UU RI Nomor 36 tahun 2009 Tentang Kesehatan dengan pidana penjara paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 1,5 miliar. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved