IKN Nusantara

Showcase Transformasi Indonesia, Maruf Amin Ajak Dubai Investasi di IKN Nusantara

Showcase transformasi Indonesia, Maruf Amin ajak Dubai investasi di IKN Nusantara

Penulis: Rafan Arif Dwinanto | Editor: Faizal Amir

TRIBUNKALTIM.CO - Wakil Presiden Maruf Amin melakukan pertemuan dengan Pimpinan Dubai Holding Syekh Ahmed bin Saeed Al Maktoum di Kantor Dubai Holding, Dubai, Persatuan Emirat Arab (PEA), Kamis (3/11).

Pada kesempatan tersebut, Maruf mengajak Dubai Holding untuk menanamkan investasi di sejumlah sektor di Indonesia.

Mulai dari pariwisata, ekonomi dan keuangan syariah, penguatan kapasitas UMKM, hingga infrastruktur pembangunan Ibu Kota Nusantara atau IKN Nusantara di Kalimantan Timur.

Dilansir dari Kontan,  Maruf mengundang pimpinan Dubai Holding untuk berkunjung langsung ke Indonesia guna melihat langsung berbagai potensi kerja sama bisnis atau investasi dengan Indonesia.

Termasuk potensi pengembangan ekonomi di Ibu Kota Negara baru yakni Ibu Kota Nusantara.

“IKN akan menjadi showcase transformasi peradaban di Indonesia. Konsep pembangunan kota ini adalah hijau, pintar, inklusif, memiliki resiliensi dan berkelanjutan,” ujar Maruf dalam keterangan tertulis, Jumat (4/11).

Selanjutnya, Maruf mengapresiasi kehadiran Dubai Holding melalui anak perusahaan Jumeirah Group dalam bentuk investasi pendirian hotel Jumeirah Bali di Uluwatu, Bali.

Maruf memaparkan bahwa pariwisata Indonesia sangat besar, bukan hanya Bali.

Bahkan Indonesia termasuk 10 besar dalam rangking pariwisata di Kawasan Asia Pasifik menurut Organisasi Perdagangan Dunia PBB (UN-WTO).

Saat ini terdapat 47 proyek “sustainable investment” yang ditawarkan oleh Pemerintah Indonesia, dan beberapa merupakan sektor pariwisata.
Diantaranya Toba Resort and Natural Park, Mandalika Convention Hotel and Resort, Labuan Bajo, dan Borobudur.

Sebagai negara dengan populasi muslim terbesar di dunia, Indonesia memiliki visi untuk menjadi pusat industri halal dunia, termasuk wisata halal.

“Saya harap Dubai Holding dapat memanfaatkan potensi ini untuk meningkatkan investasinya di sektor pariwisata Indonesia,” ujar Maruf.

Selanjutnya, Maruf memaparkan bahwa saat ini Indonesia tengah giat membangun ekonomi dan keuangan syariah. Adapun kedua negara telah meratifikasi Perjanjian Investasi Bilateral, dan Perjanjian Kerja Sama Ekonomi Komprehensif (Indonesia-PEA CEPA) dengan bab khusus yang membahas ekonomi dan keuangan syariah.

Menurut Maruf, Indonesia–PEA CEPA akan mendorong peningkatan kerja sama ekonomi dan keuangan syariah kedua negara.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved