Berita Samarinda Terkini

Kecelakaan dan Pelanggaran Lalu Lintas Naik Dua Kali Lipat Tahun Ini di Samarinda

Sejak pertengahan 2022 hingga saat ini jumlah kecelakaan lalu lintas di Kota Samarinda mengalami peningkatan hingga dua kali lipat

Penulis: Rita Lavenia | Editor: Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA
Personel Sat Lantas Polresta Samarinda beberapa kali mendapati pelanggar lalu lintas yang masib di bawah umur.TRIBUNKALTIM.CO/RITA LAVENIA 

TRIBUNKALTIM.CO,SAMARINDA- Sejak pertengahan 2022 hingga saat ini jumlah kecelakaan lalu lintas di Kota Samarinda mengalami peningkatan hingga dua kali lipat.

Hal ini diungkapkan oleh Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli melalui Kasat Lantas Kompol Creato Sonitehe Gulo saat dikonfirmasi Tribunkaltim.co, Minggu (13/11/2022).

Sebab jelasnya, kebiasaan berkendara cepat masyarakat saat pandemi masih terbawa hingga saat ini.

"Karena saat pandemi ada pembatasan sosial. Jalan lenggang, jadi cukup aman untuk berkendara cepat,

Namun sejak pembebasan berlaku jumlah kendaraan di jalan meningkat, tapi kebiasaan untuk berkendara cepat itu belum hilang," jelasnya.

Selain itu, perwira polisi berpangkat melati satu yang akrab disapa Kompol Gulo ini juga menyebutkan tingkat pelanggaran juga meningkat.

Baca juga: Operasi Zebra Mahakam 2022, Polres Kutai Barat Target Turunkan Kasus Lakalantas

Baca juga: Dalami Lakalantas di Jalan Cipto Mangunkusumo, Polres Bontang Periksa Sopir Truk dan 2 Saksi

Dimana saat ini mayoritas pelanggaran yang banyak bermunculan adalah pengemudi di bawah umur atau anak-anak.

Oleh sebab itu, ia mengimbau agar setiap orangtua tidak membiarkan anak yang masih di bawah umur berkendara sendiri.

"Karena tingkat kecelakaan lalu lintas berujung maut itu meningkat. Apalagi anak-anak yang psikologinya tidak siap," tegasnya.

Untuk meminimalisir tingkat kecelakaan, Kompol Gulo berpesan agar setiap pengendara tidak egois saat berada di jalan raya.

Dalam artian setiap pengguna jalan harus sadar bahwa saat berkendara yang harus dipikirkan dan dijaga bukan keselamatan diri sendiri, namun juga orang lain.

Baca juga: Operasi Zebra Mahakam 2022, Polres Kutai Barat Target Turunkan Kasus Lakalantas

"Karena ketika terjadi kecelakaan pasti akan melibatkan orang lain," sebutnya.

Dirinya juga menegaskan agar setiap orang tidak bermain-main dengan lalu lintas, terutama menyangkut keselamatan orang lain, sebab ancaman hukumnya jelas.

Terakhir, imbaunya, pastikan setiap pengendara roda dua menggunakan helem.

"Sebab helm itu penting dan krusial. Penggunaan helm dapat mengurangi fatalitas hampir 90 persen saat terjadi kecelakaan," pungkasnya. (*)

 

 

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved