Gempa Cianjur

Gempa Cianjur: 62 Orang Tewas, Gempa Susulan Masih Terasa, BMKG: Hindari Lereng dan Bantaran Sungai

Kabar terbaru gempa Cianjur: 62 orang meninggal dunia, gempa susulan masih terasa, BMKG imbau warga hindari lereng retak dan bantaran sungai.

TribunnewsBogor.com/Muammarudin Irfani
Gempa Cianjur - Tenaga medis tengah mengobati korban gempa Cianjur. Kabar terbaru gempa Cianjur: 62 orang meninggal dunia, gempa susulan masih terasa, BMKG imbau warga hindari lereng retak dan bantaran sungai. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kabar terbaru gempa Cianjur: 62 orang meninggal dunia, gempa susulan masih terasa, BMKG imbau warga hindari lereng retak dan bantaran sungai.

Korban gempa Cianjur, Jawa Barat terus bertambah, hingga kini korban meninggal dunia sudah mencapai 62 orang.

Gempa dengan kekuatan magnitudo 5,6 yang berpusat di Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat itu juga menyebabkan ratusan korban luka dan bangunan rusak.

Berdasarkan data BNPB, kini terdata 62 orang meninggal dunia.

BMKG juga mengimbau warga untuk menghindari lereng retak dan bantaran sungai karena gempa susulan masih terasa.

Baca juga: Update Gempa Cianjur: 46 Orang Meninggal, 700 Terluka, BMKG: Ada 25 Gempa Susulan Skala Terbesar M 4

"Data terakhir Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB pada Senin (21/11) pukul 19.34 WIB mencatat sebanyak 62 orang meninggal dunia," kata Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam siaran pers, Senin (21/11/2022).

Abdul menyampaikan, warga meninggal tersebar di Desa Rancagoong di Kecamatan Cilau, Desa Limbagansari di Kecamatan Cianjur, dan Kecamatan Cugenang.

Selain itu, 25 orang tercatat masih tertimbun runtuhan bangunan di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. Adapun 79 orang lainnya luka-luka.

"Warga mengungsi dilaporkan sebanyak 5.389 orang yang tersebar di beberapa titik," ungkap Abdul, seperti dilansir dari Kompas.com

Sementara kerusakan infrastruktur di Kabupaten Cianjur tercatat sebanyak 2.272 rumah rusak, 1 unit pondok pesantren rusak berat, 1 RSUD Cianjur rusak ringan, 4 unit gedung pemerintah rusak, 3 unit sarana pendidikan rusak, 1 unit sarana ibadah rusak.

Gempa juga menyebabkan longsor yang menutup jalan lintas provinsi di Kabupaten Cianjur.

Selain di Kabupaten Cianjur, kerusakan infrastruktur juga tercatat di Kabupaten Bogor sebanyak 46 rumah rusak, Kabupaten Sukabumi 443 rumah rusak, dan di Kota Sukabumi sebanyak 14 unit rumah rusak.

Baca juga: Terbaru Gempa Bumi Cianjur: 20 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia, Akses Jalan hingga Bangunan Rusak

"Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat masih terus melakukan pendataan terkait jumlah korban jiwa dan kerusakan infrastruktur," beber dia.

Lebih lanjut dia menyampaikan, ada kebutuhan mendesak di lapangan, yaitu 20 unit tenda, alat berat untuk evakuasi, 10 unit penerangan, 100 unit velbed, dan bahan bakar minyak.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved