Viral Pengakuan Ismail Bolong

Kabareskrim Terima Uang Tambang Ilegal dari Ismail Bolong, Hendra Kurniawan: Faktanya Begitu

Senada dengan Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan juga benarkan Kabareskrim terima uang tambang ilegal dari Ismail Bolong.

Kolase TribunKaltim.co
Hendra Kurniawan (kiri) dan Ismail Bolong. Terbaru, Hendra Kurniawan tak menampik Kabareskrim terima uang tambang ilegal dari Ismail Bolong. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kasus uang tambang batu bara ilegal yang diduga mengalir ke sejumlah petinggi Polri, sesuai pengakuan Ismail Bolong, kini terus menjadi polemik.

Bahkan, mantan anggota Polri yang dulunya bertugas di Propam Polri, membenarkan pengakuan Ismail Bolong, termasuk surat laporan hasil penyelidikan terkait dengan dugaan aliran dana tambang ilegal di Kalimantan Timur (Kaltim).

Bahkan, Eks Karo Paminal Divisi Propam Polri Hendra Kurniawan membenarkan jika Kabareskrim Polri Komjen Pol Agus Andrianto terseret dalam kasus tambang ilegal batu bara oleh Aiptu (purn) Ismail Bolong.

Hal ini seraya membenarkan surat laporan hasil penyelidikan bernomor R/ND-137/III/WAS.2.4/2022/Ropaminal.

"Betul-betul (soal surat laporan hasil penyelidikan)," kata Hendra Kurniawan saat hendak masuk ke ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (24/11/2022).

Hendra Kurniawan juga membenarkan dirinya ikut memeriksa sejumlah oknum petinggi Polri yang disebut-sebut terlibat dalam kasus tambang ilegal tersebut.

"Betul ya saya, tanyakan pada pejabat yang berwenang aja ya. Kan ada datanya, nggak fiktif," ucap Hendra Kurniawan sambil tersenyum.

Lebih lanjut, Hendra Kurniawan menegaskan jika Komjen Agus Andrianto terlibat dalam kasus tersebut.

Baca juga: Ferdy Sambo: Propam Pernah Selidiki Kasus Ismail Bolong, Ada Nama Kabareskrim di LHP ke Kapolri?

"Yakan sesuai faktanya begitu (Kabareskrim Polri terlibat)," jelasnya.

Ferdy Sambo Benarkan Kabareskrim Terlibat

Eks Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo membenarkan keterlibatan Kabareskrim Komjen Agus Andrianto dalam kasus tambang ilegal di Kalimantan Timur.

Hal itu sesuai dengan surat laporan hasil penyelidikan yang pernah ditandatanganinya.

Adapun surat laporan hasil penyelidikan itu terdaftar dengan Nomor: R/1253/WAS.2.4/2022/IV/DIVPROPAM, tanggal 7 April 2022. Surat itu pun telah ditembuskan kepada Kapolri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Kan ada itu suratnya. Ya sudah benar itu suratnya," kata Sambo sesuai persidangan di PN Jakarta Selatan, Selasa (22/11/2022).

Baca juga: Kasus Ismail Bolong Diproses, Mencuat Wacana Pemanggilan Jenderal yang Diduga Terlibat

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved