Berita Kaltim Terkini

Polda Kaltim Bekuk Kurir Usia Remaja dan Sita 5 Kg Barang Haram Asal Kalimantan Selatan

Ia dibekuk petugas pada Senin (21/11/2022) di wilayah Kelurahan Sempaja Selatan, Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur

TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
Ditresnarkoba Polda Kaltim meringkus seorang anak di bawah umur berinisial AM (17) lantaran terlibat dalam peredaran gelap barang haram atau narkotika jenis sabu. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Ditresnarkoba Polda Kaltim meringkus seorang anak di bawah umur berinisial AM (17) lantaran diduga terlibat dalam peredaran gelap barang haram.

Ia dibekuk petugas pada Senin (21/11/2022) di wilayah Kelurahan Sempaja Selatan, Samarinda Utara, Kota Samarinda, Provinsi Kalimantan Timur. Persisnya sekitar pukul 16.00 Wita.

Direktur Resnarkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Rickynaldo Chairul mengatakan, AM sendiri sudah dipantau sejak lama. Pihaknya menunggu kurang lebih dua pekan lamanya.

Jadi, kata dia, barang ini asalnya dari Kalsel ( Kalimantan Selatan). Kepolisian memang sudah terima informasi dari lama.

Baca juga: Kuli Bangunan di Bontang Diciduk Polisi, Diduga jadi Pengedar Barang Haram

"Kita nunggu perjalanan yang bersangkutan dari Kalsel," ungkap Ricky, sapaan akrabnya, Kamis (24/11/2022).

Sebelumnya, pihaknya sudah mengantongi identitas kendaraan yang dikemudikan oleh tersangka.

Sesaat yang bersangkutan tiba di wilayah Sempaja, petugas langsung mencegat dan langsung melakukan penggeledahan.

"Disitu kita langsung kita tangkap, sesuai info dengan informan kita, dia naik motor apa, platnya berapa. Sekitar jam 16.00 Wita lewat lah dia dengan motor yang memang kita curigai," tambah Ricky.

Modus Bungkus Minuman

Dari hasil penggeledahan, ditemukan barang bukti barang haram atau sabu dengan berat total 5 kilogram yang dikemas terpisah, masing-masingnya 1 kilogram.

Dengan rincian tiga bungkus bekas kemasan kopi dan dua bungkus bekas kemasan teh hijau.

Baca juga: 2 Pria di Balikpapan Diciduk Polisi, Diduga Baru Transaksi Barang Haram

Dan pengantaran ini bukan yang pertama kali. Tersangka ini justru sudah ketiga kalinya dengan upah hingga belasan juta rupiah sekali antar.

"Cuma karena ini tertangkap, jadi ini belum dibayar," terang Ricky.

AM lantaran peredaran barang harap jenis sabu
Ditresnarkoba Polda Kaltim meringkus seorang anak di bawah umur berinisial AM (17) lantaran terlibat dalam peredaran gelap barang haram atau narkotika jenis sabu.

Disinggung masalah proses hukumnya, dia mengatakan, sudah berkoordinasi dengan pihak Kejaksaan Tinggi Kaltim dan mendapat lampu hijau untuk meneruskan proses hukum.

Dalam proses penyelidikannya, pihaknya didampingi juga dengan Bapas terkait usia tersangka yang masih di bawah umur.

Baca juga: Polisi Bongkar Peredaran Barang Haram di KS Tubun Bontang, Ringkus Pelaku Saat Transaksi

Kalau masalah penyelesaian hukumnya, maksimal satu minggu berkas sudah harus jadi.

"Selama pemeriksaan kita juga sudah berkoordinasi dengan Bapas karena menyangkut anak-anak," jelas Ricky.

Sementara itu, Ditresnarkoba Polda Kaltim melayangkan Pasal 114 ayat (2) subs Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana penjara paling lama 20 tahun. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved